IPD – 31 Maret 2026 | Marc Marquez kembali menjadi sorotan utama dunia MotoGP setelah menorehkan prestasi gemilang di Seri Thailand dan mengalami penurunan performa di Amerika Serikat. Keberhasilan ganda di sprint dan balapan utama Thailand mengantarkannya ke puncak klasemen sementara dengan total 37 poin, sementara insiden di Circuit of the Americas (COTA) membuatnya harus menelan hukuman dan finis di posisi kelima.
Di Sirkuit Buriram, Thailand, Marquez yang dijuluki “The Baby Alien” menaklukkan adiknya, Alex Marquez, dalam balapan utama. Kemenangan ini memberi Marquez 25 poin, ditambah 12 poin dari kemenangan sprint sebelumnya, sehingga ia mengakhiri akhir pekan dengan poin sempurna. Dalam pernyataannya kepada Crash, Marquez mengungkapkan kebahagiaan mendalam atas hasil tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada tim yang menyiapkan Desmosedici GP25 secara optimal.
“Kami memulai perjalanan baru ini dengan posisi terdepan, yakni kemenangan ganda di sprint dan balapan utama,” ujar Marquez. Ia menambahkan bahwa tim telah mengenalnya sejak sepuluh tahun lalu, memberikan rasa percaya diri yang besar di lintasan. Sementara itu, Francesco Bagnaia, rekan satu garasi, juga merayakan podium tertinggi di Thailand bersama Alex Marquez, menegaskan kebersamaan keluarga di dunia balap.
Berpindah ke Amerika Serikat, Marquez mengalami nasib berbeda. Pada Sprint Race di COTA, ia terlibat tabrakan dengan Fabio Di Giannantonio, yang berujung pada penalti dan kehilangan poin. Marquez mengakui kesalahannya secara terbuka, menyatakan, “Kami membayar kesalahan pada Sprint Race dengan harga yang sangat mahal.” Hukuman tersebut berlanjut ke balapan utama, di mana Marquez harus menjalani Long Lap Penalty, menurunkan posisinya menjadi kelima pada garis finish.
Walaupun demikian, Marquez tidak menyerah. Ia berhasil mencatatkan fastest lap pada lap ke-12, hanya 0,096 detik tertinggal dari lap tercepat Marco Bezzecchi. Penampilan ini menunjukkan bahwa potensi mesin dan keterampilan pembalap masih berada di level tertinggi, meski situasi balapan tidak berpihak padanya.
Berikut ini adalah klasemen sementara MotoGP 2025 setelah dua seri terakhir:
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | 37 |
| 2 | Alex Marquez | Ducati Lenovo | 29 |
| 3 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo | 27 |
Meski berada di puncak klasemen, Marquez menunjukkan sisi melankolisnya. Ia mengakui bahwa tekanan untuk mempertahankan posisi teratas menambah beban mental, terutama setelah insiden di Amerika yang menodai catatan sempurnanya. “Saya merasa beban ini berat, tetapi saya harus terus belajar dari kesalahan,” ujar Marquez dalam wawancara pasca balapan.
Kombinasi antara kegembiraan atas kemenangan di Thailand dan rasa penyesalan di Amerika menandai fase penting dalam karier Marquez. Dengan musim yang masih panjang dan banyak seri yang akan datang, ia harus menyeimbangkan ambisi untuk terus memimpin klasemen dengan kebutuhan untuk menghindari kesalahan yang dapat menggerus poin.
Kesimpulannya, Marc Marquez kini berada di puncak klasemen MotoGP 2025 berkat performa luar biasa di Thailand, namun ia harus segera bangkit dari kegagalan di Amerika Serikat. Perjalanan musim ini akan menjadi ujian ketangguhan mental dan strategi tim, serta kemampuan Marquez untuk kembali menguasai lintasan tanpa mengorbankan kepercayaan diri yang telah dibangun selama ini.
