IPD – 31 Maret 2026 | Istilah “drive” kini muncul di berbagai konteks, mulai dari kebijakan pemerintah, program pemilu, hingga aksi sosial dan kejahatan. Empat peristiwa terbaru—lonjakan deforestasi di Indonesia, pendaftaran pemilih di Kenya, penertiban flyover di Hyderabad, serta kampanye donor darah di Chicago—bersamaan dengan pengungkapan peran seorang pengemudi pelarian dalam kasus pembunuhan di Staten Island—menunjukkan bagaimana satu kata dapat mencakup dinamika sosial, politik, ekonomi, dan keamanan yang sangat beragam.
Di Indonesia, data terbaru mengungkap peningkatan kehilangan hutan sebesar 66% pada tahun 2025. Peningkatan ini dipicu oleh program swasembada yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan intensifikasi lahan untuk produksi pangan dan komoditas lain. Kebijakan tersebut, meski bertujuan mengurangi ketergantungan impor, memicu penebangan hutan secara masif, mengancam keanekaragaman hayati, dan memperparah emisi karbon. Analisis satgas lingkungan memperkirakan bahwa dalam dua tahun terakhir, sekitar 1,2 juta hektar hutan tropis telah hilang, menambah tekanan pada komunitas adat dan memperburuk kebakaran hutan yang kerap melanda wilayah tersebut.
Sementara itu, di Kenya, Komisi Pemilihan Umum meluncurkan “voter registration drive” yang menargetkan pemuda menjelang pemilihan umum 2027. Program ini memanfaatkan pusat-pusat pendidikan, pasar tradisional, dan media sosial untuk mendorong pendaftaran pemilih berusia 18 hingga 30 tahun. Hingga akhir September, lebih dari 1,5 juta pemuda berhasil terdaftar, meningkatkan partisipasi potensial sebesar 22% dibandingkan siklus pemilu sebelumnya. Pejabat pemilu menekankan bahwa keterlibatan generasi muda dianggap kunci dalam memperkuat legitimasi proses demokrasi dan menolak praktik korupsi.
Di sisi lain, kota Hyderabad di India melaksanakan “drive” penertiban dengan membersihkan encroachment di flyover Tarnaka. Tim teknik kota bersama otoritas kepolisian menyingkirkan kios ilegal, bangunan tak berizin, dan material konstruksi yang menghalangi aliran lalu lintas. Dalam satu minggu, lebih dari 150 struktur dibongkar, mengembalikan kapasitas jalur kendaraan sebesar 30% dan mengurangi kemacetan pada jam sibuk. Pejabat setempat menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur kota serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Di Amerika Serikat, kampanye donor darah pertama di klinik Bronzeville, Chicago, menyoroti pentingnya keberagaman donor. American Red Cross bekerja sama dengan Northwestern Medicine menggelar acara di Bronzeville Medicine Outpatient Center, berhasil mengumpulkan lebih dari 200 kantong darah dalam hari pertama. Penyelenggara menekankan bahwa populasi minoritas sering kali kurang terwakili dalam donor darah, sehingga menggalang dukungan lintas etnis menjadi prioritas utama untuk memastikan pasokan darah yang stabil bagi pasien yang membutuhkan.
Berbeda dengan aksi-aksi positif di atas, sebuah proses pengadilan di New York mengungkap peran seorang pengemudi pelarian dalam perampokan yang berujung pada penembakan dan kematian pemilik toko deli pada tahun 2023. Pengemudi, berusia 24 tahun, mengaku dipaksa oleh dua rekan kriminal untuk menjadi sopir pelarian. Kesaksian mengungkapkan bahwa ia tidak hanya mengantar pelaku ke lokasi, tetapi juga membantu merencanakan rute pelarian. Meskipun mengklaim tekanan, pengadilan menilai perannya sebagai elemen krusial dalam eksekusi kejahatan, dan ia menghadapi hukuman hingga 32 tahun penjara bila tidak memberikan keterangan yang jujur.
Berbagai peristiwa ini menegaskan bahwa “drive” dapat bermakna dorongan kebijakan, kampanye sosial, tindakan penegakan hukum, hingga motivasi kriminal. Kekuatan satu istilah menjadi cerminan kompleksitas tindakan manusia: dari upaya menggerakkan perubahan positif hingga memicu konsekuensi negatif yang merusak. Masyarakat dan pembuat kebijakan perlu menilai dampak jangka panjang dari setiap “drive”, memastikan bahwa niat baik tidak berujung pada kerusakan lingkungan atau sosial, sementara upaya kriminal harus ditindak tegas demi keamanan publik.
