IPD – 03 April 2026 | Vivo kembali menggebrak pasar smartphone kelas atas dengan meluncurkan seri terbaru, Vivo X300s, pada acara peluncuran musim semi yang digelar pada awal April 2026. Perangkat ini menonjolkan kolaborasi eksklusif bersama Zeiss, menghadirkan sistem kamera utama beresolusi 200 megapiksel yang diklaim mampu menghasilkan foto dengan detail setara DSLR dalam genggaman. Selain keunggulan fotografi, X300s dilengkapi dengan baterai berkapasitas 6600mAh serta dukungan pengisian daya cepat 90W kabel dan 40W nirkabel, menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan dan performa tinggi.
Segi teknis X300s tidak kalah mengesankan. Ponsel ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, generasi terbaru dari Qualcomm yang mengoptimalkan kecepatan pemrosesan serta efisiensi energi. Dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 maksimal 1TB, perangkat ini siap menangani beban kerja berat, mulai dari multitasking intensif hingga rendering video 4K. Sistem pendinginan Ice Pulse Fluid VC yang diperbarui meningkatkan pembuangan panas sebesar 14 persen, sementara saluran pengembalian air yang dirancang ulang menjaga suhu tetap stabil selama sesi gaming atau perekaman video berkelanjutan.
Dari sudut pandang fotografi, Vivo X300s menawarkan rangkaian lensa Zeiss yang terdiri dari tiga modul utama. Kamera ultra-wide 14mm menggunakan sensor Sony LYTIA 818 berkapasitas 50MP dengan aperture f/2.0, OIS, dan teknologi spektrum bionik VCS generasi ketiga. Kamera utama 35mm menampilkan sensor Sony LYTIA 901 beresolusi 200MP, aperture f/1.85, serta kemampuan penyerapan cahaya yang tinggi sehingga menghasilkan gambar yang bersih bahkan dalam kondisi minim cahaya. Kamera telefoto 85mm memakai sensor Samsung HP0 200MP dengan stabilisasi gimbal, mampu melakukan autofocus hingga 60 kali per detik. Untuk memperluas jangkauan zoom, Vivo menyediakan dua telekonverter eksternal Zeiss: G2 dengan focal length 200mm (optical zoom 8.7x) dan G2 Ultra yang mencapai 400mm dengan struktur optik 15 elemen.
Segala keunggulan kamera ini didukung oleh perangkat lunak pemrosesan gambar yang canggih. Sistem Kamera Warna Asli Blueprint menghadirkan 12 saluran spektral serta sensor khusus untuk akurasi warna, sementara algoritma Smooth EV dan model tampilan warna khusus menyesuaikan kecerahan dan tone secara dinamis. Pada bidang video, X300s mampu merekam dalam resolusi 4K pada 120fps dengan dukungan Dolby Vision serta 10-bit Log pada semua lensa, lengkap dengan OIS dan empat mikrofon terintegrasi untuk audio yang jernih. Mode sinematik bawaan menyediakan pilihan gaya film 24fps serta format modern 60fps, cocok untuk konten kreator profesional.
Layar AMOLED LTPO 2K berukuran 6,82 inci dengan refresh rate 144Hz, HDR10+, dan frekuensi PWM 2160Hz memberikan visual yang tajam dan ramah mata, sementara perlindungan IP68 dan IP69 menjamin ketahanan terhadap debu serta air. Sistem operasi Android 16 dengan antarmuka Origin OS 6 menambah kenyamanan penggunaan dengan fitur-fitur AI yang terintegrasi.
Berkenaan dengan harga, Vivo X300s ditawarkan dalam beberapa varian. Model dasar dengan RAM 12GB dan penyimpanan 256GB dibanderol sekitar 6.999 yuan (kira-kira Rp17,2 jutaan). Versi premium, yang disebut Edisi Satelit, dilengkapi RAM 16GB, penyimpanan 1TB, serta kit fotografi lengkap, dijual dengan harga 11.999 yuan (sekitar Rp29,5 jutaan). Kedua varian telah tersedia untuk pre‑order di China sejak 3 April dan diperkirakan akan masuk ke pasar Indonesia pada kuartal berikutnya melalui distributor resmi Vivo.
Dengan kombinasi kamera Zeiss 200MP, baterai super jumbo 6600mAh, dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, Vivo X300s menegaskan posisinya sebagai ponsel flagship yang ditujukan bagi para fotografer mobile dan pengguna yang menuntut performa tanpa kompromi. Harga yang kompetitif dibandingkan pesaing sekelasnya menjadikan X300s pilihan menarik bagi konsumen di Indonesia yang menginginkan teknologi terkini tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu tinggi.
