IPD – 31 Maret 2026 | Austin, Texas – Balapan Moto3 Amerika Serikat 2026 yang digelar di sirkuit bergengsi Circuit of the Americas (COTA) berakhir dengan kekecewaan bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Memulai lomba dari posisi grid keempat, Veda sempat menunjukkan performa agresif dan mengincar posisi terdepan, namun sebuah insiden high‑side pada lap ke‑10 memaksa ia mengakhiri balapan lebih awal. Akibat DNF (Did Not Finish), Veda turun empat posisi dalam klasemen sementara, berpindah dari peringkat ketiga ke peringkat ketujuh.
Menurut keterangan resmi Honda Team Asia, Veda mengakui bahwa agresivitas berlebih pada fase awal balapan menjadi pemicu utama kecelakaan. “Saya terlalu membuka gas ketika motor masih miring di sektor 2, sehingga kehilangan kendali dan mengalami high‑side,” ungkapnya dalam konferensi pers di hari berikutnya. Kecelakaan tersebut tidak hanya menimpa Veda, tetapi juga melibatkan pembalap asal Meksiko, Joel Esteban (LevelUp – MTA), yang terpaksa menabrak motor Veda dan terjatuh bersamaan.
Manajer tim Honda Asia, Hiroshi Aoyama, menilai kejadian tersebut sebagai “kesalahan kecil yang berakibat fatal”. Ia menambahkan bahwa Veda telah memperlihatkan potensi besar sejak sesi kualifikasi, berhasil menembus posisi keempat berkat kecepatan konsisten di lintasan teknis COTA. “Veda mampu bersaing dekat dengan grup depan dan sempat menyalip beberapa pembalap. Sayangnya, kesalahan pada pengendalian gas di tikungan kritis menghilangkan semua peluangnya,” jelas Aoyama.
Insiden ini berdampak signifikan pada klasemen sementara Moto3. Sebelum balapan, Veda berada di peringkat ketiga dengan 45 poin, diikuti oleh Marc Marquez Junior (murid langsung Marc Marquez) yang memimpin dengan 68 poin. Setelah DNF, Veda kehilangan 18 poin yang seharusnya didapatkan, menurunkan totalnya menjadi 27 poin dan menempati posisi ketujuh. Sementara itu, Marc Marquez Junior tetap mempertahankan poin tertinggi, memperlebar jarak ke rival terdekat menjadi 23 poin.
Berikut rangkuman klasemen utama setelah Moto3 Amerika 2026:
| Peringkat | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez Junior | Team Red Bull KTM | 68 |
| 2 | Alvaro Carpe | Team Avintia | 45 |
| 3 | Maximo Quiles | Team Gresini | 42 |
| 4 | Zen Mitani | Honda Team Asia | 35 |
| 5 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | 27 |
Meski turun peringkat, Veda masih memimpin klasemen Rookie of the Year dengan 27 poin, menandakan konsistensi relatif di antara pembalap pendatang. Ia berjanji akan belajar dari kesalahan dan kembali lebih kuat di seri berikutnya, yang akan dilangsungkan di Estrella Galicia Grand Prix Spanyol pada 24‑26 April 2026.
Penggemar Veda, terutama di Indonesia, menyambut permintaan maafnya dengan dukungan moral. Di akun media sosialnya, Veda menuliskan, “Bukan akhir pekan terbaik kami di Austin. Kami ambil pelajaran dan kembali lebih kuat. Maaf tim, terima kasih atas dukungan kalian.”
Secara keseluruhan, Moto3 Amerika 2026 menjadi titik balik bagi beberapa pembalap. Sementara Marc Marquez Junior memperkuat dominasi di puncak klasemen, Veda Ega Pratama harus mereset fokus dan strategi agar tidak terjerumus dalam pola agresif yang berisiko. Balapan selanjutnya di Spanyol akan menjadi ajang uji coba penting bagi rider Indonesia tersebut untuk memulihkan poin dan posisi di papan atas.
