Tekanan CAD Menjelang Potensi Pemulihan Akhir 2026: Analisis NBC

IPD – 08 April 2026 | Ekonom dari National Bank of Canada (NBC), Stéfane Marion dan Kyle Dahms, memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika dolar Kanada (CAD) menjelang kuartal kedua 2026. Menurut mereka, CAD sempat menguat signifikan setelah harga West Texas Intermediate (WTI) melampaui US$100 per barel, namun sejak saat itu mata uang loonie mengalami pelemahan yang berkelanjutan. Prediksi terbaru menempatkan nilai tukar USD/CAD pada level 1,41 pada kuartal kedua tahun 2026, menandakan tekanan lanjutan pada CAD meski prospek jangka panjang tetap mengandung sinyal pemulihan.

Selama minggu pertama setelah konflik di Iran memicu lonjakan harga minyak mentah, CAD muncul sebagai satu-satunya mata uang cadangan yang berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat. Kenaikan harga WTI memberi dorongan kuat bagi sektor energi Kanada, yang pada saat itu mencatat surplus perdagangan energi yang cukup besar. Namun, seiring berjalannya waktu, CAD kehilangan momentum tersebut dan terjerumus dalam tren pelemahan yang meluas pada mata uang utama, dengan penurunan sekitar 2,1% terhadap greenback.

Marion dan Dahms menekankan bahwa Kanada tetap relatif terisolasi dari guncangan pasokan minyak global. “Penyangga energi kami masih kuat,” ujar mereka, menambahkan bahwa posisi perdagangan bahan bakar fosil negara ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) memberikan bantalan signifikan. Hal ini, menurut mereka, mengurangi kemungkinan spekulan menurunkan nilai CAD secara drastis seperti yang terjadi pada akhir tahun lalu.

Meski begitu, kedalaman perlindungan energi tidak cukup untuk membenarkan ekspektasi pengetatan moneter lebih lanjut oleh Bank of Canada. Data PDB Januari menunjukkan pertumbuhan sebesar +0,1% yang melampaui konsensus, namun hanya sembilan dari dua puluh sektor ekonomi yang mencatat kenaikan output bulanan. Keterbatasan pertumbuhan di sebagian besar sektor menimbulkan keraguan mengenai kemampuan Bank of Canada untuk meningkatkan suku bunga secara agresif.

Dalam skenario jangka menengah, para ekonom NBC memperkirakan depresiasi CAD yang sedikit lebih besar pada kuartal kedua 2026. Konflik Iran yang berkepanjangan dan penurunan ekspektasi pengetatan kebijakan moneter menjadi faktor utama yang menurunkan nilai tukar. Prediksi USD/CAD pada level 1,41 mencerminkan ekspektasi pasar bahwa tekanan pada CAD akan tetap ada hingga pertengahan tahun 2026.

Namun, prospek jangka panjang tidak sepenuhnya kelam. Marion dan Dahms menyatakan bahwa potensi apresiasi CAD masih terbuka, asalkan dua kondisi kunci terpenuhi. Pertama, perundingan perdagangan antara Washington dan Ottawa harus menunjukkan tanda-tanda konstruktif, yang dapat membuka peluang ekspor dan meningkatkan permintaan terhadap dolar Kanada. Kedua, pemerintah Kanada perlu mengimplementasikan kebijakan pro-energi yang lebih tegas, memberikan kepastian bagi sektor energi dan industri terkait.

Jika kedua faktor tersebut terwujud, CAD berpotensi mengalami pemulihan yang signifikan pada paruh kedua 2026. Kebijakan energi yang mendukung, dipadukan dengan perbaikan hubungan dagang Amerika Utara, dapat memperkuat neraca perdagangan Kanada dan memberikan dorongan positif bagi mata uangnya. Sebaliknya, kegagalan dalam mencapai kesepakatan perdagangan atau kebijakan energi yang tidak konsisten dapat memperpanjang fase depresiasi.

Analisis NBC juga menyoroti bahwa pasar kini mulai menurunkan ekspektasi pengetatan lebih lanjut dari Bank of Canada. Hal ini sejalan dengan data ekonomi domestik yang menunjukkan pertumbuhan moderat dan sektor-sektor utama yang belum sepenuhnya pulih. Sementara itu, volatilitas harga minyak tetap menjadi faktor eksternal yang dapat memicu pergerakan nilai tukar secara tiba-tiba, terutama bila terjadi peristiwa geopolitik yang memengaruhi pasokan global.

Kesimpulannya, dolar Kanada berada pada persimpangan penting antara tekanan jangka pendek dan potensi pemulihan jangka panjang. Para ekonom NBC menilai bahwa meskipun CAD diproyeksikan melemah hingga kuartal kedua 2026, terdapat ruang bagi pemulihan yang lebih kuat pada akhir tahun tersebut, asalkan kebijakan perdagangan dan energi domestik mendukung. Investor dan pelaku pasar disarankan untuk memantau perkembangan perundingan perdagangan antara Kanada dan Amerika Serikat serta kebijakan energi pemerintah, karena kedua elemen tersebut akan menjadi penentu utama arah pergerakan CAD dalam enam bulan mendatang.

Leave a Comment