Perak Jatuh di Bawah $71,00 Usai Penguatan Dolar AS dan Pernyataan Trump tentang Iran

IPD – 04 April 2026 | Pasar logam mulia kembali menunjukkan volatilitas tinggi pada pertengahan minggu ini. Harga perak (XAG/USD) turun tajam, menembus level $71,00 dan menguji zona di bawah $70,00 setelah dolar AS menguat secara signifikan. Penurunan ini dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menimbulkan kekhawatiran geopolitik terkait konflik di wilayah Teluk Persia.

Faktor utama penurunan

  • Penguatan dolar AS di tengah sentimen risiko-averse yang dipicu oleh pernyataan Trump mengenai perang Iran.
  • Ruang lingkup geopolitik yang semakin tidak menentu, dengan Tehran mengancam aksi balasan terhadap Israel dan Amerika Serikat.
  • Tekanan teknikal yang menandai perubahan bias pasar menjadi bearish, terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang turun ke level 30-an dan MACD yang tetap berada di bawah garis sinyal.

Trump tidak memberikan tanggal pasti untuk akhir konflik Iran, melainkan mengulangi ancaman agresif dan menyerukan sekutu-sekutunya untuk menunjukkan keberanian dalam menjaga Selat Hormuz. Respons Tehran berupa pernyataan kesiapan melakukan serangan besar-besaran terhadap Israel dan Amerika Serikat menambah ketidakpastian. Meskipun demikian, tidak ada eskalasi militer yang signifikan pada saat itu, namun sentimen pasar tetap tertekan.

Analisis teknikal terkini

Grafik per jam menunjukkan perak menembus support garis tren naik di $71,70, mengubah level tersebut menjadi resistance. RSI yang berada di zona 30-an mengindikasikan kondisi jenuh jual, sementara MACD yang berada di bawah garis sinyal memperkuat sinyal penurunan lebih lanjut. Pada rentang harian, level terendah saat ini berada di $69,65, yang berpotensi menjadi titik support sementara. Jika harga terus turun, level kunci selanjutnya adalah $66,70, yang merupakan level terendah pada 26 Maret, serta $61,40 pada 23 Maret yang masih jauh tetapi menjadi acuan penting jika tekanan jual berlanjut.

Di sisi atas, resistance pertama terletak di $71,70, yang sebelumnya berfungsi sebagai support. Di atasnya, harga perak harus menembus level $75,88, level tertinggi harian terbaru, untuk mengindikasikan perubahan arah bullish kembali.

Pengaruh dolar AS terhadap perak

Dolar AS terus menguat akibat kebijakan moneter yang ketat dan permintaan safe haven yang beralih ke aset berdenominasi dolar. Karena perak dihargai dalam dolar, setiap kenaikan nilai dolar biasanya menurunkan harga perak, terutama ketika pasar berada dalam mode risk-off. Pada periode ini, indeks dolar (DXY) mencatat kenaikan, memperkuat korelasi negatif antara dolar dan perak.

Faktor fundamental lain

Selain dinamika geopolitik dan pergerakan dolar, beberapa faktor fundamental turut memengaruhi harga perak. Permintaan industri, khususnya dalam sektor elektronik, energi surya, dan manufaktur, tetap menjadi penyokong utama harga. Namun, penurunan permintaan atau penawaran yang melimpah dapat menekan harga lebih jauh. Di sisi lain, perak sering dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, meski perannya kurang dominan dibandingkan emas.

Investor institusional dan ritel yang memiliki eksposur pada perak melalui kontrak berjangka, ETF, atau logam fisik perlu memperhatikan sinyal teknikal ini. Strategi hedging dengan menggunakan instrumen derivatif atau diversifikasi ke aset lain yang tidak berkorelasi dengan dolar dapat menjadi pertimbangan dalam kondisi pasar yang tidak stabil.

Secara keseluruhan, perak berada dalam fase koreksi tajam yang dipicu oleh kombinasi faktor geopolitik, penguatan dolar AS, dan indikator teknikal yang menunjukkan momentum penurunan. Para pelaku pasar harus memantau perkembangan pernyataan politik, data ekonomi Amerika, serta level support teknikal penting untuk mengidentifikasi peluang masuk atau keluar posisi.

Kesimpulannya, selama dolar AS tetap kuat dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah tidak mereda, perak kemungkinan akan terus berada di bawah $71,00, dengan potensi menembus level $66,70 jika tekanan jual berlanjut. Namun, bila dolar mengalami koreksi atau muncul sinyal de-eskalasi konflik, perak dapat menemukan dukungan di level $69,65 dan berpotensi kembali menguji zona $75,88 dalam jangka menengah.

Leave a Comment