Pakuwon Jati Bagikan Dividen Rp626 Miliar dan Angkat Komisaris Independen Baru

IPD – 17 Juni 2026 | PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp626,07 miliar kepada pemegang saham dari laba bersih Tahun Buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PWON yang digelar di Surabaya pada Kamis (11/6) lalu.

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan 2025 sebesar Rp2,346 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp13 per saham atau total Rp626 miliar dialokasikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.

Selain pembagian dividen, PWON juga menetapkan penyisihan dana cadangan sebesar Rp1 miliar sesuai ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Senin (15/6/2026). Indeks saham Garuda itu bahkan menguat lebih dari 4% ke level 6.200-an.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG menguat 4,12% ke level 6.254,96 pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks saham sempat menguat pada level tertingginya di posisi 6.345,79 jelang penutupan siang tadi.

Sejalan dengan hal tersebut, papan perdagangan utama LQ45 juga mencatat penguatan 4,56% ke level 624.682 hingga penutupan hari ini. Tercatat sebanyak 603 saham menguat, 125 saham melemah, dan 90 saham stagnan.

Indeks saham hari ini banyak ditopang oleh saham konglomerasi. Emiten kongsi Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) misalnya, menguat hingga 24,53% ke harga Rp660 per saham.

Kemudian milik Prajogo Pangestu PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA) menguat 13,51% ke harga Rp2.100 per saham. Kemudian saham milik konglomerasi Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menguat 13,37% ke harga Rp390 per saham.

Sementara saham plat merah, tercatat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menguat 9,82% ke harga Rp3.130 per saham. Sedangkan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 7,75% ke harga Rp5.075 per saham.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari yang sama, PWON melakukan perubahan struktur pengurus perseroan. Rapat menerima pengunduran diri Irene Tedja dari posisi komisaris perseroan dan memberikan pembebasan serta pelepasan tanggung jawab atas tindakan pengawasan yang telah dilakukan.

Sebagai pengganti, pemegang saham menyetujui pengangkatan Sudiman Sidabukke sebagai komisaris independen perseroan. Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi PWON akan berlaku hingga penutupan RUPS 2028.

Susunan Dewan Komisaris PWON kini terdiri atas Alexander Tedja sebagai presiden komisaris, Richard Adisastra sebagai komisaris, serta Dyah Pradnyaparamita Duarsa dan Sudiman Sidabukke sebagai komisaris independen.

Sementara jajaran direksi tetap dipimpin Alexander Stefanus Ridwan Suhendra sebagai presiden direktur, bersama Wong Boon Siew Ivy, Lusiana, Sutandi Purnomosidi, Lauw Syane Wahyuni Loekito, dan Minarto sebagai direktur perseroan.

Perubahan struktur pengurus tersebut disetujui oleh mayoritas pemegang saham dalam RUPSLB. Agenda perubahan susunan pengurus memperoleh 96,93% suara setuju, dengan total persetujuan mencapai 97,25% setelah memperhitungkan suara abstain.

Kesimpulan, PWON membagikan dividen tunai sebesar Rp626,07 miliar kepada pemegang saham dari laba bersih Tahun Buku 2025 dan melakukan perubahan struktur pengurus perseroan dengan mengangkat Sudiman Sidabukke sebagai komisaris independen baru.

Leave a Comment