IPD – 20 Maret 2026 | Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana menambah catatan positif di BWF World Tour Super 300 Orleans Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Prancis, Baptiste Labarthe dan Quentin Ronget, dalam babak 16 besar. Kemenangan 21-17, 21-16 itu mengukuhkan posisi mereka di perempat final dan menegaskan bahwa peringkat dunia bukan satu‑satunya faktor penentu hasil.
Rincian Pertandingan
Di Palais des Sports, Prancis, kedua pasangan memulai laga dengan intensitas tinggi. Set pertama berjalan ketat dengan skor bergantian 3-3, 6-6, hingga 9-9. Pada titik 11-9, Leo/Bagas berhasil mengambil inisiatif dan melanjutkan ke keunggulan 19-13 sebelum menutup set dengan 21-17.
Set kedua tidak kalah sengit. Pasangan Perancis kembali menekan, mencatat skor 4-4, 6-5, dan memimpin 11-6 pada jeda pertama. Namun Leo/Bagas menunjukkan disiplin taktik, menyeimbangkan serangan dan pertahanan, serta mengamankan poin penting pada 15-15 dan 20-15. Pada akhirnya, mereka menutup pertandingan dengan 21-16.
- Set 1: 21-17 (Leo/Bagas)
- Set 2: 21-16 (Leo/Bagas)
Evaluasi Dari Kedua Pemain
Setelah pertandingan, Leo menyoroti pentingnya kontrol permainan. Ia mengakui bahwa kecepatan shuttle di arena Orleans Masters menuntut sentuhan yang lebih tepat. “Evaluasi hari ini, saya tidak boleh terlalu terburu‑buru. Bola di sini sangat kencang, jadi kontrol harus lebih baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Bagas menambahkan bahwa fokus dan komunikasi menjadi kunci utama, terutama ketika menghadapi lawan yang secara peringkat lebih rendah. “Kami tidak boleh lengah meski pasangan Prancis berada di bawah kami di atas kertas. Fokus dan komunikasi antar kami sangat penting,” kata Bagas.
Strategi Kedepan Menuju Perempat Final
Di perempat final, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan India, Hariharan Amsakarunan dan M.R. Arjun. Kedua pemain India dikenal memiliki variasi serangan yang tajam dan kemampuan mengubah ritme permainan. Leo menegaskan pentingnya tetap waspada: “Yang terpenting kami bisa main tanpa terbebani, karena lawan India bisa memberi kejutan kapan saja.”
Pelatih tim Indonesia menambahkan bahwa latihan tambahan pada kontrol raket dan kecepatan reaksi akan difokuskan menjelang pertandingan tersebut. Penyesuaian taktik, terutama dalam mengantisipasi serangan cepat lawan, menjadi prioritas utama.
Relevansi Kemenangan Bagi Badminton Indonesia
Kemenangan ini tidak hanya menambah poin klasemen BWF bagi Leo/Bagas, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi skuad Indonesia di turnamen luar negeri. Dengan peringkat dunia ketiga di kategori ganda putra, pasangan ini diharapkan dapat melanjutkan penampilan konsisten dan mengukir prestasi di ajang internasional.
Secara keseluruhan, pertandingan melawan Labarthe/Ronget menunjukkan bahwa perbedaan peringkat tidak selalu mencerminkan kesulitan di lapangan. Kedua pasangan Prancis mampu menekan balik pada beberapa fase, menuntut Leo/Bagas bermain dengan disiplin penuh.
Menjelang perempat final, Leo dan Bagas tampak lebih matang secara taktik. Mereka bertekad untuk memperbaiki sentuhan, mengoptimalkan kontrol, dan menjaga komunikasi tetap solid. Jika mereka dapat mengeksekusi rencana tersebut, peluang untuk melaju ke semifinal dan bahkan final menjadi semakin nyata.
Dengan semangat juang tinggi dan evaluasi yang konstruktif, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana siap menantang lawan berikutnya, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di panggung bulu tangkis dunia.
