IPD – 13 Maret 2026 | Basel, 13 Maret 2026 – Putri Kusuma Wardani (Putri KW) menorehkan kemenangan dramatis melawan wakil Malaysia, Wong Ling Ching, pada babak 16 besar Swiss Open 2026 dan melaju ke perempat final. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 12 Maret, berakhir dengan skor 21‑17, 21‑15 untuk sang unggulan pertama Indonesia.
Awal pertandingan tidak berjalan mulus bagi Putri KW. Ia sempat tertinggal signifikan pada game pertama karena harus menyesuaikan diri dengan gaya bermain lawan yang mengandalkan smash tinggi dan pukulan di atas net. “Di game pertama saya cukup terkejut karena lawan memiliki tangan yang sangat kuat di atas net, sehingga saya sempat tertinggal lumayan jauh,” ungkap Putri dalam konferensi pers singkat setelah laga.
Strategi berubah, ritme kembali terkendali
Setelah menyadari kesulitan tersebut, Putri mengubah taktiknya menjadi lebih sabar. Ia mulai menahan serangan, mengangkat shuttlecock tinggi untuk memaksa lawan terlibat dalam reli panjang. Pendekatan ini terbukti efektif; lawan terpaksa mengeluarkan pukulan berisiko yang membuka celah skor bagi Putri. Pada game pertama, ia berhasil mengejar kembali selisih poin dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21‑17.
Pada game kedua, Putri menurunkan variasi pukulan dan lebih menitikberatkan pada konsistensi. “Saya bermain lebih aman, menghindari kesalahan yang dapat mengundang lawan, sehingga permainan menjadi lebih stabil,” katanya. Hasilnya, ia menutup set kedua 21‑15, memastikan tiket ke perempat final.
Indonesia bersinar di Swiss Open 2026
Keberhasilan Putri KW merupakan bagian dari gelombang performa kuat pemain Indonesia di Swiss Open kali ini. Di cabang tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan pemain Taiwan, Wang Tzu‑Wei, dua game langsung dan melaju ke 16 besar. Sementara di ganda campuran, pasangan Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil berhasil menyingkirkan rekan sesama Indonesia, Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Wardana, dengan skor 21‑18, 21‑14.
Namun tidak semua nomor berjalan mulus. Ganda putri Indonesia mengalami kegagalan lebih awal, menandakan persaingan yang ketat pada level BWF World Tour. Meski begitu, keberhasilan tunggal putri menambah moral tim nasional yang tengah menyiapkan diri untuk kejuaraan besar tahun depan.
Analisis taktik Putri KW
- Pengendalian tempo: Dengan menahan serangan awal, Putri berhasil menurunkan kecepatan permainan, memaksa lawan menyesuaikan diri.
- Reli panjang: Mengangkat shuttle tinggi memaksa lawan melakukan smash berisiko, membuka peluang poin melalui kesalahan lawan.
- Adaptasi cepat: Meskipun awalnya terkejut, Putri segera menyesuaikan posisi kaki dan pemilihan pukulan, menunjukkan kecerdasan taktik di lapangan.
Pelatih tim Indonesia menilai kemenangan ini sebagai bukti kesiapan Putri KW untuk tantangan lebih besar, termasuk Asian Games dan Olimpiade 2028. “Dia menunjukkan mental yang kuat, tidak terpengaruh tekanan, dan mampu mengubah strategi di tengah pertandingan,” ujar pelatih senior.
Dengan tiket perempat final yang kini berada di tangannya, Putri KW akan berhadapan dengan pemain unggulan lain pada laga selanjutnya. Publik dan media Indonesia menantikan apakah sang bintang muda dapat melanjutkan performa impresifnya dan menambah jumlah medali bagi negeri.
Kesimpulannya, kemenangan Putri Kusuma Wardani melawan Wong Ling Ching tidak hanya menegaskan dominasinya di level tunggal putri, tetapi juga mengangkat semangat tim Indonesia secara keseluruhan di Swiss Open 2026. Keberhasilan ini menandai langkah penting menjelang fase lanjutan turnamen dan menambah kepercayaan diri menjelang kompetisi internasional berikutnya.
