IPD – 10 Maret 2026 | Jakarta, 9 Maret 2026 – Dunia musik rock Indonesia berduka setelah kepergian Donny Fattah, bassist legendaris band God Bless, yang dimakamkan pada Selasa, 7 Maret 2026 di TPU Kampung Kandang. Prosesi pemakaman yang berlangsung penuh haru menyaksikan dua tokoh senior rock Tanah Air, Achmad Albar dan Ian Antono, duduk terdiam di samping makam sahabat mereka, menegaskan betapa dalam ikatan persahabatan di antara para musisi Indonesia.
Donny Fattah, yang dikenal karena gaya bermain bass yang tegas dan kehadirannya yang selalu menguatkan ritme God Bless, meninggal dunia pada usia 71 tahun setelah mengalami komplikasi kesehatan yang mendadak. Keluarga, sahabat, serta seluruh personel God Bless – termasuk vokalis Achmad Albar, gitaris Ian Antono, serta mantan drummer dan manajer band – berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.
Suasana Pemakaman: Hening, Duka, dan Kenangan
Upacara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan doa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama setempat. Setelah prosesi doa, jenazah Donny diletakkan di peti mati sederhana yang dikelilingi bunga putih dan lilin. Ketika peti dibuka, Achmad Albar dan Ian Antono melangkah maju, menundukkan kepala, dan duduk di bangku kayu berdekatan dengan pusara. Kedua musisi senior itu tidak mengucapkan sepatah kata pun, melainkan hanya menatap diam ke arah makam, seolah mengirimkan pesan perpisahan yang tak terucapkan.
“Mereka menahan air mata, namun keheningan mereka berbicara lebih keras daripada kata apa pun,” ujar salah satu saksi mata, seorang wartawan musik yang berada di lokasi. “Kedua legenda itu menunjukkan rasa hormat yang mendalam, dan keheningan mereka menjadi simbol penghargaan terhadap warisan musik Donny.”
Kenangan Donny di Mata Rekan Sejawat
- Karier yang Menginspirasi: Donny bergabung dengan God Bless pada akhir 1970-an dan menjadi bagian penting dalam album-album klasik seperti “Semut Hitam” dan “Hegeng.”
- Pribadi yang Dermawan: Rekan-rekan setim menggambarkan Donny sebagai sosok yang ramah, selalu membantu musisi muda, dan tidak segan berbagi pengetahuan tentang teknik bermain bass.
- Penghargaan Pasca Meninggal: Setelah pemakaman, para penggemar mengunggah foto-foto dan video penghormatan di media sosial, termasuk instagram.com/godblessrock, menandakan besarnya dampak Donny terhadap generasi baru.
Ian Antono, yang dikenal lewat riff gitar ikoniknya, menyampaikan dalam sebuah pernyataan tertulis setelah pemakaman bahwa Donny “selalu menjadi pondasi ritmis yang tidak tergantikan.” Sementara Achmad Albar, vokalis yang suaranya melambangkan era keemasan rock Indonesia, menuturkan, “Donny bukan sekadar rekan, ia adalah saudara dalam musik.”
Reaksi Publik dan Media
Berita duka ini langsung menjadi sorotan utama di portal berita hiburan, termasuk IDN Times yang mempublikasikan foto-foto pemakaman dengan judul “7 Potret Pemakaman Donny Fattah Bassist God Bless, Dihadiri Personel.” Berita tersebut menyoroti kehadiran seluruh personel God Bless, menegaskan betapa besar rasa kebersamaan dalam grup musik yang telah melintasi lebih dari empat dekade.
Media sosial pun dipenuhi dengan komentar melankolis dan ucapan terima kasih kepada Donny. Banyak penggemar menyebutkan kenangan pribadi mereka, seperti konser pertama mereka yang diiringi oleh bass Donny, atau cerita tentang bagaimana Donny membantu mereka belajar musik.
Makna Keheningan di Tengah Duka
Keheningan Achmad Albar dan Ian Antono selama prosesi pemakaman menciptakan momen yang kuat dan penuh simbolisme. Di dunia musik, di mana panggung sering dipenuhi suara keras dan sorakan, keheningan menjadi bentuk penghormatan yang paling tulus. Para penonton yang hadir menanggapi dengan hormat, menundukkan kepala bersama para musisi senior.
Hal ini mengingatkan kembali pada tradisi budaya Indonesia, di mana keheningan dalam upacara duka merupakan cara paling dalam untuk menghormati almarhum. Dalam konteks musik rock, keheningan tersebut menegaskan nilai persahabatan dan rasa hormat yang melampaui sekadar kolaborasi profesional.
Dengan selamatnya pemakaman Donny Fattah, industri musik Indonesia kehilangan seorang pionir, namun warisan musiknya tetap hidup melalui rekaman, kisah, dan kenangan yang terus diceritakan oleh generasi berikutnya.
Semoga Donny Fattah beristirahat dalam damai, dan semangatnya terus menginspirasi para musisi Indonesia untuk terus berkarya.