IPD – 14 April 2026 | Old Trafford menjadi saksi sejarah baru pada Selasa 13 April 2026 ketika Leeds United menumpaskan Manchester United dengan skor 2-1. Gol ganda Noah Okafor pada menit ke-5 dan ke-29 membuka keunggulan tamu, sementara Casemiro mengurangi selisih pada menit ke-69. Kemenangan ini menandai pertama kalinya Leeds menangkan laga tandang melawan United sejak September 2002, sekaligus mengakhiri dominasi 45 tahun Red Devils di kandang mereka.
Pelatih Leeds, Daniel Farke, memuji penampilan timnya setelah pertandingan usai. “Kami sangat bangga, performa fantastis, dan tetap tenang di masa krusial musim ini,” ujar Farke. Ia menambahkan, kemenangan ini menjadi langkah maju yang besar bagi Leeds, yang kini berada di posisi ke-15 klasemen Premier League dengan 36 poin.
Manchester United, yang memimpin klasemen sementara dengan 55 poin dan berada di urutan tiga, mengalami kesulitan sejak awal. Lisandro Martínez menerima kartu merah pada menit ke-70 setelah aksi menendang lawan, membuat United harus bertahan dengan sepuluh pemain. Meski Casemiro berhasil mencetak gol balasan, tekanan Leeds tetap terasa hingga peluit akhir.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Leeds pada babak pertama. Okafor mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-5 setelah memanfaatkan umpan silang yang gagal ditangkap kiper Leny Yoro, dan pada menit ke-29 melalui tembakan jarak jauh yang menampar tiang gawang. Manchester United hanya mampu menahan serangan Leeds, dengan satu penyelamatan krusial dari Martínez pada peluang Ao Tanaka di akhir babak pertama.
Babak kedua dimulai dengan intensitas tinggi. Michael Carrick, yang masih menjabat sebagai manajer interim United, tidak melakukan pergantian pemain pada jeda. United berusaha menekan, tetapi Leeds mempertahankan struktur defensif yang disiplin. Benjamin Sesko hampir memperkecil selisih lewat tendangan yang berhasil diblok oleh bek Leeds, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Berikut tabel singkat klasemen Premier League setelah pekan ke-32:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Arsenal | 62 |
| 2 | Manchester City | 60 |
| 3 | Manchester United | 55 |
| 15 | Leeds United | 36 |
Kekalahan ini menambah tekanan pada United menjelang pertandingan penting melawan Chelsea di akhir pekan. Kritik terhadap keputusan wasit, terutama kartu merah terhadap Martínez, semakin memanas. Beberapa pengamat menilai bahwa keputusan tersebut mengubah alur pertandingan secara signifikan, mengingat United kehilangan pemain bertahan kunci di menit-menetik krusial.
Di sisi lain, Leeds United menatap peluang naik peringkat jika mampu mempertahankan konsistensi. Kemenangan di Old Trafford memberi dorongan moral yang besar, terutama bagi striker muda Noah Okafor yang kini menjadi sorotan utama. “Kami ingin melanjutkan momentum ini, fokus pada setiap laga,” kata Okafor setelah pertandingan.
Penutup, pertandingan Manchester United vs Leeds United tidak hanya mencetak hasil akhir 1-2, tetapi juga menorehkan catatan sejarah: Leeds United mengakhiri 45 tahun tanpa kemenangan di Old Trafford, serta menambah koleksi kemenangan tandang pertama mereka di Premier League sejak 2002. Kedua tim kini harus menyesuaikan strategi untuk sisa musim, dengan United berusaha memperbaiki performa dan Leeds berambisi melaju lebih tinggi di klasemen.
