IHSG Anjlok 4% di Tengah Pelemahan Rupiah, Ini Faktor Penyebabnya

IPD – 03 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup signifikan pada hari ini, Rabu (3/6/2026), dengan penurunan sebesar 4,08% atau turun 252,73 poin ke level 5.942,70. Penurunan ini terjadi setelah dua hari berturut-turut IHSG mencatatkan reli kenaikan.

Menurut analis, penurunan IHSG disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, pergerakan IHSG juga dibebani oleh emiten konglomerasi yang selama dua hari belakangan ini bergerak menguat signifikan.

IHSG naik 1,11% ke 6.195, tetapi disertai dengan munculnya volume tekanan jual meskipun tidak begitu besar, pergerakannya pun cenderung sideways pada perdagangan saham Selasa, 2 Juni 2026. Analis memperkirakan, posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.

Area penguatan IHSG akan menguji 6.362-6.484, dengan area koreksi terdekat berada di 5.889-6.080. Level support IHSG saat ini berada di 5.996 dan 5.899, sedangkan level resisten di posisi 6.318 dan 6.459.

Sementara itu, saham-saham di sektor perbankan besar (big banks) dan emiten-emiten yang berada di bawah naungan grup konglomerasi raksasa menjadi pilihan utama investor. Saham-saham konglomerasi besar sangat layak menjadi pilihan utama investor saat ini, mengingat posisinya yang berperan sebagai salah satu motor penggerak utama di balik penguatan IHSG.

Kesimpulan, IHSG mengalami penurunan yang cukup signifikan pada hari ini, disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Investor perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah sentimen krusial, termasuk perkembangan situasi geopolitik dan ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah, serta rilis data inflasi Indonesia terbaru.

Leave a Comment