IPD – 07 April 2026 | Samsung resmi meluncurkan varian terbaru dari lini Galaxy A, yakni Samsung Galaxy A57 5G, pada awal April 2026. Peluncuran ini sekaligus menandai upaya Samsung untuk memperkuat posisi di segmen midrange dengan mengusung spesifikasi yang mengarah ke kelas flagship, namun tetap menawarkan harga yang kompetitif bagi konsumen Indonesia.
Galaxy A57 5G dibekali chipset Exynos 1680 generasi terbaru, dipadukan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Perangkat ini menampilkan layar Super AMOLED berukuran 6,6 inch dengan refresh rate 120 Hz, mendukung konektivitas 5G, serta dilengkapi baterai berkapasitas 5.000 mAh yang dapat diisi cepat 45 W. Pada sisi kamera, A57 5G mengusung sistem quad‑camera dengan sensor utama 64 MP, ultra‑wide 12 MP, macro 5 MP, serta sensor depth 2 MP, ditambah kamera depan 32 MP untuk selfie berkualitas.
Berbeda dengan varian sebelumnya, Galaxy A57 5G mengadopsi One UI 9 berbasis Android 17, menjanjikan antarmuka yang lebih responsif dan fitur AI yang lebih canggih, termasuk kemampuan generatif pada aplikasi galeri.
Berikut adalah rangkaian harga resmi yang diumumkan Samsung untuk Galaxy A57 5G di pasar Indonesia:
| Varian | RAM / Penyimpanan | Harga (Rp) |
|---|---|---|
| Base | 8 GB / 128 GB | 5.999.000 |
| Mid | 12 GB / 256 GB | 6.999.000 |
| Premium | 12 GB / 512 GB | 7.499.000 |
Harga tersebut menempatkan Galaxy A57 5G sedikit di atas Galaxy A37 yang diluncurkan bersamaan dengan harga mulai Rp4.199.000 untuk varian 6 GB / 128 GB. Kenaikan harga tersebut dapat dimaklumi mengingat peningkatan signifikan pada prosesor, RAM, serta kapasitas penyimpanan internal.
Untuk membandingkan, Samsung Galaxy A27 yang baru saja muncul di database Geekbench menggunakan chipset Snapdragon 6 Gen 3 dan ditawarkan dengan RAM 6 GB serta penyimpanan 128 GB. Harga A27 diperkirakan akan berada di kisaran Rp4,5‑5,0 juta, menjadikannya pilihan yang lebih ekonomis bagi konsumen yang tidak membutuhkan spesifikasi setara flagship.
Analisis nilai jual Galaxy A57 5G menunjukkan bahwa meskipun harganya berada pada kisaran menengah‑atas, perangkat ini menawarkan fitur yang biasanya hanya tersedia pada rangkaian premium. Dukungan jaringan 5G, layar 120 Hz, serta chipset Exynos 1680 yang diperkirakan memberikan performa serupa dengan perangkat flagship kelas atas, menjadikan A57 5G pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan kinerja tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya di atas Rp10 juta.
Selain spesifikasi teknis, Samsung juga menekankan kehadiran fitur-fitur keamanan seperti sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar dan sertifikasi IP68 yang melindungi perangkat dari debu serta air. Kombinasi tersebut menambah nilai tambah bagi konsumen yang mengutamakan ketahanan perangkat dalam penggunaan sehari‑hari.
Secara keseluruhan, peluncuran Galaxy A57 5G menegaskan strategi Samsung untuk mengisi celah antara smartphone kelas menengah dan flagship. Dengan harga yang masih terjangkau relatif terhadap kompetitor, serta spesifikasi yang mengusung teknologi terkini, A57 5G diproyeksikan akan menjadi salah satu pilihan utama bagi pengguna Android di Indonesia pada pertengahan 2026.
