GBP/JPY Dipertahankan di Sekitar 211,00, RSI di Bawah 50 dan Risiko Geopolitik Menghantui Pasar

IPD – 04 April 2026 | Pasangan mata uang GBP/JPY terus beroperasi dalam kisaran sempit di sekitar level 211,00 setelah tekanan geopolitik di Timur Tengah menggerus selera risiko investor. Ketegangan yang meningkat pasca pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai perpanjangan misi militer di wilayah tersebut menambah ketidakpastian bagi trader yang menilai nilai tukar pound sterling terhadap yen Jepang.

Data teknikal menunjukkan bahwa momentum bearish masih menguasai pasar. Indeks Relative Strength Index (RSI) berada di bawah level netral 50, menandakan tekanan jual masih lebih kuat dibandingkan tekanan beli. Sementara itu, pasangan GBP/JPY gagal menembus Simple Moving Average (SMA) 100 hari pada level 210,16, yang semakin memperburuk peluang pemulihan menuju zona 211,00.

Analisis teknikal menyoroti pola bearish flag yang baru saja terbentuk. Jika harga berhasil menembus di atas SMA 50 hari, yakni sekitar 210,50, jalur bullish dapat terbuka menuju SMA 20 hari pada level 211,98. Penembusan yang konsisten di atas level tersebut dapat mendorong pasangan ke target selanjutnya di level 212,00, dan selanjutnya ke level tertinggi siklus Maret 26 yang tercatat di 213,31. Pada skenario paling optimis, resistance berikutnya adalah level tertinggi tahunan di sekitar 215,00.

Namun, sisi berlawanan tetap mengancam. Penurunan di bawah level terendah harian tanggal 2 April, yakni 210,34, akan membuka jalan bagi harga untuk menguji support pertama di 210,00. Jika support ini terlewati, level selanjutnya berada pada swing high tanggal 31 Maret di 209,63. Penurunan lebih lanjut dapat menembus zona minat di 207,23, yang merupakan titik terendah siklus pada 17 Februari. Pada level tersebut, tekanan jual dapat menjadi sangat kuat, mengingat RSI yang masih berada di zona bearish.

Berikut ini rangkuman poin-poin utama yang perlu diperhatikan trader:

  • GBP/JPY tetap stabil di sekitar 211,00 sementara ketegangan geopolitik di Timur Tengah menekan sentimen risiko.
  • RSI berada di bawah 50, mengindikasikan dominasi momentum bearish.
  • Penurunan di bawah 210,34 dapat memicu penurunan lebih dalam ke level support 210,00, 209,63, dan 207,23.

Selain pergerakan GBP/JPY, yen Jepang menunjukkan penguatan relatif terhadap mata uang utama pada pekan ini. Tabel di bawah menampilkan persentase perubahan harian JPY dibandingkan dengan mata uang lain.

Mata UangPerubahan %
USD0.40%
EUR0.13%
GBP0.63%
CAD-0.68%
AUD0.22%
NZD-0.99%
CHF-0.60%

Penguatan yen dapat memperkuat tekanan pada pasangan GBP/JPY, mengingat yen berperan sebagai safe‑haven dalam kondisi ketidakpastian global. Oleh karena itu, trader disarankan untuk memantau perkembangan geopolitik serta data teknikal secara bersamaan, terutama level support kritis di 210,00 dan 209,63, serta level resistance di 211,98 dan 212,00.

Dengan kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang berlawanan, pergerakan GBP/JPY dalam beberapa hari ke depan diperkirakan akan tetap berfluktuasi dalam rentang sempit. Keputusan perdagangan harus didasarkan pada konfirmasi penembusan yang jelas, baik ke atas maupun ke bawah, serta pemantauan berkelanjutan terhadap indeks RSI dan pergerakan SMA. Mengingat volatilitas yang masih tinggi, manajemen risiko yang ketat menjadi kunci utama bagi para pelaku pasar.

Leave a Comment