EUR/USD Stabil di Atas 1,1770 Menanti Hasil Negosiasi Damai AS‑Iran

IPD – 17 April 2026 | Pasangan mata uang EUR/USD tetap berada di zona bullish dengan mempertahankan level di atas 1,1770 pada Jumat pagi. Harga kini diperdagangkan sekitar 1,1782, menandakan bahwa pasangan ini masih berada dalam jalur rally mingguan ketiga berturut‑turut setelah penurunan sebelumnya dari puncak 1,1825.

Optimisme pasar semakin menguat seiring dengan harapan akan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Investor mulai mengalihkan posisi mereka dari dolar AS, yang selama ini dianggap sebagai safe‑haven, ke aset‑aset risiko lebih tinggi termasuk euro. Keputusan Israel untuk mengumumkan gencatan senjata selama sepuluh hari di Lebanon serta pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa kedua negara akan melanjutkan pembicaraan akhir pekan ini turut menurunkan ketegangan geopolitik.

Namun, proses negosiasi tidak berjalan mulus. Sumber Iran yang dikutip oleh Reuters menyatakan bahwa kedua belah pihak kini berfokus pada memorandum sementara untuk menghentikan kembalinya konflik, sementara isu nuklir tetap menjadi batu sandungan utama. Penutupan Selat Hormuz juga menjadi faktor tambahan yang dapat memicu volatilitas harga minyak.

Harga minyak mentah masih berada di atas 30% lebih tinggi dibandingkan level pra‑perang, menambah beban inflasi bagi zona euro yang sangat bergantung pada impor energi. Kenaikan biaya energi berpotensi menekan daya beli konsumen dan menambah tekanan pada kebijakan moneter ECB, yang sedang berusaha menyeimbangkan antara mengendalikan inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Jika tekanan inflasi berlanjut, euro dapat terancam mengalami penurunan nilai.

Secara teknis, grafik 4‑jam menunjukkan bahwa EUR/USD masih mengonsolidasikan kenaikan yang terjadi selama tiga minggu terakhir. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada tepat di atas 50, menandakan momentum masih netral‑positif. Namun, Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berada sedikit di wilayah negatif, mengisyaratkan bahwa tenaga beli belum sepenuhnya kuat. Level support kritis berada di 1,1770, yang berfungsi sebagai zona penahan tekanan bearish. Di bawahnya, zona support selanjutnya terletak di kisaran 1,1650, mengacu pada level terendah pada awal April.

Di sisi resistance, level pertama terletak di 1,1825, yang merupakan puncak akhir Februari. Jika EUR/USD berhasil menembus level ini, target selanjutnya mengarah ke zona 1,1930, level tertinggi antara 10‑11 Februari. Sebaliknya, penembusan di bawah 1,1650 dapat membalikkan tren bullish menjadi bearish dalam jangka pendek.

Berikut ringkasan poin‑poin penting:

  • EUR/USD bertahan di atas 1,1770 setelah pullback dari level tertinggi 1,1825.
  • Pasar menaruh harapan pada hasil pembicaraan damai AS‑Iran, yang dapat mengurangi permintaan safe‑haven dolar.
  • Kenaikan harga minyak berpotensi menekan euro melalui inflasi energi yang tinggi.
  • Indikator teknis menunjukkan momentum yang masih netral, dengan support utama di 1,1770 dan resistance di 1,1825.
  • Jika EUR/USD melampaui 1,1825, target selanjutnya berada di zona 1,1930; penurunan di bawah 1,1650 dapat memicu koreksi lebih dalam.

Kesimpulannya, EUR/USD berada pada posisi yang cukup stabil namun sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan data energi. Investor sebaiknya memantau dengan seksama hasil akhir pembicaraan damai antara AS dan Iran, serta pergerakan harga minyak mentah, karena kedua faktor ini akan menjadi penentu utama arah pergerakan euro terhadap dolar dalam beberapa hari ke depan.

Leave a Comment