IPD – 18 April 2026 | Pada Sabtu dini hari, 18 April 2026, Mapei Stadium menjadi saksi pertarungan sengit antara Sassuolo dan Como 1907 dalam lanjutan Serie A 2025/26. Tim asuhan Fabio Grosso berhasil menumbangkan tamu mereka dengan skor tipis 2-1, memperkuat posisi sembilan klasemen dengan 45 poin.
Serangan balik cepat menjadi taktik utama Sassuolo. Pada menit ke-42, Cristian Volpato membuka keunggulan lewat tembakan lob yang melambung tinggi melewati kiper Como, Jean Butez. Tak lama berselang, pada menit ke-44, M’Bala Nzola menambah gol kedua dengan penyelesaian dingin di kotak penalti, menggandakan keunggulan tim tuan rumah.
Como 1907 tidak tinggal diam. Menjelang jeda babak pertama, Nico Paz berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan tajam pada menit tambahan pertama (45+2′), memaksa Sassuolo menahan tekanan di babak kedua.
Penampilan Jay Idzes menjadi sorotan utama. Bek berpengalaman asal Indonesia mencatat lima sapuan, dua blok tembakan penting, dan memenangkan empat dari lima duel udara.
- 5 sapuan efektif
- 2 blok tembakan kritis
- 4 dari 5 duel bola berhasil dimenangkan
Statistik tersebut menegaskan peran vital Idzes dalam menjaga lini pertahanan tetap solid hingga peluit akhir.
Pelatih Fabio Grosso mengungkapkan rasa haru yang mendalam setelah kemenangan. “Mereka membuat saya terharu hari ini, menampilkan permainan luar biasa. Kami memilih momen tepat untuk melakukan hal yang benar,” ujar Grosso, menambahkan target 50 poin sebelum akhir musim. Ia juga menekankan pentingnya memulihkan diri dan mengisi ulang energi menjelang pertandingan selanjutnya melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi pada 26 April 2026.
Dengan tiga poin tambahan, Sassuolo naik ke peringkat sembilan, menutup jarak lima poin dari target yang ditetapkan oleh Grosso. Sementara itu, Como tetap berada di peringkat lima dengan 58 poin, hanya terpaut dua poin dari Juventus.
Keberhasilan Jay Idzes tidak hanya mengangkat prestasi klub, tetapi juga menambah kebanggaan bagi sepak bola Indonesia. Sebagai kapten Timnas, Idzes menunjukkan disiplin, kepemimpinan, dan ketangguhan yang menjadi contoh bagi generasi muda. Penampilannya mengukuhkan posisi Indonesia di kancah sepak bola Eropa.
Kemenangan ini menandai babak baru bagi Sassuolo yang kini harus menghadapi serangkaian laga menantang. Dengan mentalitas tinggi dan dukungan penuh dari pemain kunci seperti Idzes, harapan untuk melaju ke zona Liga Champions semakin terasa realistis. Pada akhirnya, drama Sassuolo vs Como menjadi bukti bahwa kerja keras, taktik tepat, dan semangat juang dapat menghasilkan hasil yang memuaskan.
