IPD – 12 April 2026 | Babak penyisihan akhir UEFA Conference League menjadi sorotan utama akhir pekan ini setelah dua pertandingan menegangkan mengubah peta persaingan. Di satu sisi, klub yang berdekatan dengan raksasa Spanyol, Real Madrid, menampilkan permainan ofensif yang mengundang pujian dan merayakan kemenangan dengan gaya pesta. Sementara itu, tim Premier League, Crystal Palace, menampilkan serangan brutal yang mengalahkan Fiorentina dengan skor telak, menegaskan ambisi mereka untuk melaju ke fase semifinal.
Klub tetangga Real Madrid, yakni Atletico Madrid, menutup grupnya dengan kemenangan 3-1 atas tim asal Turki, Galatasaray. Gol pembuka datang dari Luis Suarez pada menit ke-23, diikuti oleh gol penalti Diego Costa pada menit ke-37. Galatasaray sempat menyamakan kedudukan melalui serangan balik di menit ke-44, namun aksi cepat Antony pada menit ke-68 mengembalikan keunggulan Atletico. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiket ke babak 16 besar, tetapi juga memicu perayaan di stadion Wanda Metropolitano yang dipadati suporter bernyanyi hingga larut malam.
Di sisi lain, Crystal Palace menampilkan penampilan agresif melawan Fiorentina dalam laga kelompok yang berlangsung di Selhurst Park. Tim asuhannya, Roy Hodgson, menyiapkan formasi 4-3-3 yang menekankan pressing tinggi dan serangan sayap cepat. Hasil akhir 4-0 menjadi bukti dominasi mereka. Gol pertama dicetak oleh Wilfried Zaha pada menit ke-12 setelah memanfaatkan umpan silang dari Christian Benteke. Zaha menambah satu lagi pada menit ke-27, sementara Eberechi Eze menutup skor pertama pada menit ke-55. Gol keempat dicetak oleh Kelechi Iheanacho pada menit ke-78 setelah memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Fiorentina.
Berikut rangkuman hasil utama pada putaran ini:
| Pertandingan | Skor | Penjaga Gawang |
|---|---|---|
| Atletico Madrid vs Galatasaray | 3-1 | Jan Oblak (Atletico) |
| Crystal Palace vs Fiorentina | 4-0 | Vicente Guaita (Palace) |
Kemenangan Atletico Madrid menambah tekanan pada rival domestik mereka, Sevilla, yang masih berjuang meraih tempat di fase knockout. Sementara Crystal Palace, yang sebelumnya berada di posisi menengah grup, kini melesat ke peringkat kedua dengan selisih gol yang mengesankan, mengamankan peluang melaju ke babak 16 besar.
Analisis taktik menunjukkan bahwa kedua tim berhasil mengeksekusi strategi yang dirancang pelatih masing-masing. Atletico Madrid memanfaatkan kecepatan sayap kanan, Alvaro Morata, untuk membuka ruang pertahanan, sementara pertahanan tengah yang dipimpin oleh Stefan Savić tetap solid. Crystal Palace, di sisi lain, mengandalkan transisi cepat dari pertahanan ke serangan, memanfaatkan kecepatan Zaha dan kreativitas Eze untuk menciptakan peluang berbahaya.
Para pemain kunci juga mencatatkan statistik impresif. Luis Suarez mencatatkan dua assist dalam pertandingan melawan Galatasaray, sedangkan Wilfried Zaha mencatatkan dua gol dan satu assist dalam laga melawan Fiorentina. Kedua pemain tersebut kini menjadi sorotan media internasional sebagai kandidat pemain terbaik fase grup.
Di luar lapangan, perayaan kemenangan Atletico Madrid berlangsung meriah. Klub mengadakan pesta kebugaran di bar eksklusif Madrid, dihadiri oleh para legenda klub dan suporter setia. Sementara itu, Crystal Palace menggelar acara apresiasi bagi pendukungnya di Selhurst Park, menampilkan pertunjukan musik dan pemberian merchandise khusus.
Dengan dua hasil ini, dinamika UEFA Conference League semakin menarik. Pertarungan antar tim dari liga utama Eropa menunjukkan bahwa kualitas kompetisi tidak kalah dengan turnamen yang lebih bergengsi. Penggemar sepak bola di seluruh dunia kini menantikan fase knockout yang diprediksi akan menampilkan lebih banyak kejutan.
Secara keseluruhan, minggu ini menegaskan bahwa klub yang berada di sekitar Real Madrid dan tim Premier League dapat bersaing secara agresif di panggung Eropa. Kedepannya, kedua tim harus menjaga konsistensi dan mengatasi cedera yang mungkin muncul agar dapat melaju lebih jauh.
Dengan performa yang kuat, Atletico Madrid dan Crystal Palace kini berada di jalur yang tepat untuk mencapai semifinal, menambah ekspektasi para pendukung dan menambah warna pada cerita UEFA Conference League tahun ini.
