IPD – 15 April 2026 | Ajax Amsterdam kembali menjadi sorotan utama dalam lanskap sepak bola Belanda setelah menampilkan kombinasi talenta muda yang menjanjikan dan performa tim yang konsisten di Eredivisie. Dua nama yang paling menonjol, Ryan Gravenberch dan Frenkie de Jong, tidak hanya menjadi andalan klub, tetapi juga menimbulkan perbincangan hangat di kalangan pengamat internasional.
Perr Schuurs, bek sentral asal Limburg yang kini sedang tanpa klub, baru-baru ini mengungkapkan pujian tulusnya kepada Gravenberch dalam sebuah wawancara di program “Goedemorgen Eredivisie”. Menurut Schuurs, tinggi badan Gravenberch (sekitar 1,90 m) dipadukan dengan teknik yang halus menjadikannya pemain yang sangat jarang ditemui. “Dia selalu menentukan permainan, selalu cek belakang dua kali sebelum menerima bola,” kata Schuurs, menekankan kehadiran fisik dan kecerdasan taktis pemain muda tersebut. Gravenberch, yang menghabiskan empat tahun di skuad utama Ajax (2018‑2022) sebelum menandatangani kontrak dengan Liverpool pada 2023, kini menjadi salah satu gelandang tengah paling berpengaruh di klub.
Sementara itu, Frenkie de Jong menanggapi perbandingan dirinya dengan legenda Ajax, Johan Cruyff, dengan sikap rendah hati. Dalam wawancara dengan De Telegraaf, de Jong menegaskan bahwa ia tidak menganggap dirinya berada di level Cruyff dan tidak memiliki ilusi untuk mencapainya. “Saya fokus pada apa yang harus saya lakukan, dan perbandingan itu memang menyenangkan, tapi saya jauh dari level Cruyff,” ujarnya. Meskipun demikian, de Jong tetap menjadi motor penggerak Ajax, mencatatkan kontribusi krusial dalam kemenangan 3‑0 melawan NAC Breda, serta membantu Belanda meraih kemenangan 2‑0 atas Prancis dan hasil imbang 2‑2 melawan Jerman dalam UEFA Nations League.
Prestasi individu de Jong dan Gravenberch memperkuat posisi Ajax di papan atas klasemen Eredivisie. Setelah 13 putaran, tim asal Amsterdam berada di posisi kedua, menantang pesaing tradisional seperti PSV dan Feyenoord. Keberhasilan mereka tidak lepas dari kontribusi pemain muda yang konsisten, serta taktik yang adaptif dari pelatih yang menekankan tekanan tinggi dan pergerakan bola cepat.
Di luar negeri, dinamika sepak bola Eropa juga memengaruhi persepsi terhadap talenta Ajax. Pada turnamen UEFA Champions League, Atletico Madrid berhasil menahan serangan balasan Barcelona dan melaju ke semifinal dengan agregat 3‑2. Meskipun tidak ada pemain Ajax yang terlibat langsung dalam laga tersebut, keberhasilan tim Spanyol menyoroti standar kompetitif yang harus dihadapi Ajax bila mereka menargetkan babak lanjutan kompetisi Eropa. Penampilan impresif de Jong dan Gravenberch di ajang internasional menambah nilai jual mereka bagi klub-klub top Eropa.
Spekulasi transfer kembali mengemuka. Barcelona dilaporkan tertarik pada de Jong, berpotensi menggabungkannya dengan Matthijs de Ligt dalam upaya memperkuat lini tengah dan pertahanan mereka. Di sisi lain, Liverpool telah mengamankan jasa Gravenberch sejak 2023, menjadikannya salah satu gelandang tengah paling berharga di Premier League. Kedua pemain tersebut menjadi aset strategis bagi Ajax, baik dari segi performa di lapangan maupun nilai finansial di pasar transfer.
Berikut rangkuman poin penting yang mencerminkan situasi Ajax saat ini:
- Ryan Gravenberch dipuji karena kombinasi tinggi badan, teknik, dan kecerdasan taktis.
- Frenkie de Jong menolak perbandingan dengan Johan Cruyff dan tetap fokus pada peranannya di tim.
- Ajax berada di posisi kedua klasemen Eredivisie setelah 13 pertandingan.
- Kontribusi de Jong dalam kemenangan internasional meningkatkan profilnya di kancah global.
- Spekulasi transfer menghubungkan kedua pemain dengan klub-klub besar Eropa.
Ke depan, Ajax harus menyeimbangkan ambisi domestik dengan target Eropa. Pengembangan pemain muda, konsistensi taktik, dan manajemen keuangan yang cermat akan menjadi faktor penentu apakah klub dapat mempertahankan posisi elite di Belanda sekaligus bersaing di panggung internasional. Dengan dukungan dari veteran seperti Schuurs dan kepercayaan penuh pada generasi baru, Ajax tampak siap menulis babak baru yang menjanjikan dalam sejarah panjangnya.
