IPD – 18 April 2026 | Sabtu, 18 April 2026, Dacia Arena akan menjadi saksi pertempuran sengit antara Udinese dan Parma pada pekan ke-33 Serie A. Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB ini menjadi ajang penting bagi kedua tim yang tengah memperjuangkan posisi masing‑masing di klasemen.
Udinese, yang dipimpin oleh pelatih asal Kroasia Kosta Runjaic, baru saja mencatatkan kemenangan mengesankan 3‑0 melawan Milan di San Siro. Kemenangan tersebut mengangkat poin mereka menjadi 43, menempatkan tim Friuli‑Venezia Giulia di zona menengah atas klasemen. Namun, konsistensi masih menjadi tantangan, mengingat jadwal padat dan persaingan ketat di Serie A.
Di sisi lain, Parma datang dengan catatan kurang baik. Tim Stefano Pioli berada di zona degradasi setelah mengumpulkan hanya enam poin dari enam pertemuan terakhir. Tekanan untuk keluar dari zona merah semakin besar, dan mereka berharap dapat memetik tiga poin penting melawan Udinese.
Runjaic diketahui mengutamakan pola permainan menyerang yang terorganisir, menekankan transisi cepat dari pertahanan ke lini tengah. Setelah kemenangan melawan Milan, ia berencana menyesuaikan formasi menjadi 3‑5‑2 dengan menempatkan Nicolò Zaniolo sebagai penyerang tunggal di depan duo Jurgen Ekkelenkamp‑Zaniolo. Peran penting juga diberikan kepada Arthur Atta dan Hassane Kamara sebagai sayap yang dapat menambah kedalaman serangan.
Salah satu sorotan utama menjelang laga ini adalah absennya Keinan Davis. Penyerang asal Inggris ini mengalami trauma distraktif pada biceps femoris kanan saat melawan Milan, yang memaksanya absen setidaknya dua pekan ke depan. Tanpa Davis, beban mencetak gol kini jatuh pada Zaniolo dan Ekkelenkamp, sementara Runjaic dapat mengandalkan kreativitas Atta di lini tengah.
Berikut susunan pemain yang diprediksi akan memulai laga bagi Udinese:
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| Kiper | Okoye |
| Bek Tengah | Kristensen |
| Bek Tengah | Kabasele |
| Bek Tengah | Solet |
| Sayap Kanan | Ehizibue |
| Gelandang Tengah | Piotrowski |
| Gelandang Tengah | Karlström |
| Sayap Kiri | Atta |
| Sayap Kiri | Kamara |
| Penyerang | Ekkelenkamp |
| Penyerang | Zaniolo |
Sementara itu, Parma diperkirakan akan menurunkan formasi 3‑5‑2 yang sama, dengan susunan pemain sebagai berikut:
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| Kiper | Suzuki |
| Bek Tengah | Del Prato |
| Bek Tengah | Circati |
| Bek Tengah | Valenti |
| Sayap Kanan | Britschgi |
| Gelandang Tengah | Bernabé |
| Gelandang Tengah | Keita |
| Sayap Kiri | Nicolussi Caviglia |
| Sayap Kiri | Valeri |
| Penyerang | Strefezza |
| Penyerang | Pellegrino |
Pemain kunci yang patut diwaspadai dari Udinese antara lain Zaniolo, yang telah mencatatkan sepuluh gol musim ini, serta Ekkelenkamp yang memiliki kemampuan menembus lini pertahanan lawan. Dari Parma, Gabriel Strefezza dan Mateo Pellegrino diharapkan menjadi ujung tombak serangan, sementara Zion Suzuki dapat menjaga kebersihan gawang.
Secara statistik head‑to‑head, pertemuan terakhir antara kedua tim menunjukkan keunggulan Udinese dengan 2 kemenangan dan 1 seri dalam tiga laga terakhir. Namun, Parma memiliki catatan kuat dalam mengamankan poin di laga tandang, sehingga hasil akhir masih sulit diprediksi.
Dengan taktik ofensif Runjaic, kehadiran Zaniolo, serta kekosongan Davis yang memaksa perubahan strategi, pertandingan ini diprediksi akan menyajikan permainan terbuka dengan peluang gol di kedua sisi. Bagi Udinese, kemenangan akan memperkuat posisi menengah atas, sementara Parma sangat membutuhkan tiga poin untuk melarikan diri dari zona degradasi.
Secara keseluruhan, laga Udinese vs Parma di Dacia Arena menjanjikan aksi menegangkan, taktik cerdas, dan drama cedera yang dapat mengubah nasib kedua tim dalam penjelajahan Serie A musim ini.
