IPD – 18 April 2026 | Babak penutup turnamen Play-In NBA 2026 menyuguhkan drama yang tak terduga bagi Golden State Warriors. Pada Sabtu, 18 April 2026 waktu setempat, tim dari Phoenix Suns berhasil mengalahkan Warriors dengan skor 111-96, menutup harapan Warriors untuk melanjutkan ke babak playoff di Wilayah Barat.
Keputusan kritis ini menandai kegagalan Warriors dalam menembus kembali jalur playoff setelah serangkaian pertandingan yang menegangkan. Sebelumnya, Golden State harus mengandalkan kemenangan dramatis melawan Los Angeles Clippers, di mana mereka berhasil memutar balik defisit 13 poin dalam 9 menit terakhir berkat serangkaian tembakan tiga angka. Namun, kegembiraan itu bersifat sementara karena mereka kembali menghadapi tekanan di arena Phoenix.
Pertandingan melawan Suns berlangsung di arena rumah Phoenix, memberikan keuntungan signifikan bagi tuan rumah. Jalen Green menjadi bintang utama, mencetak 36 poin dan memimpin serangan timnya. Sementara itu, Stephen Curry, yang biasanya menjadi motor penggerak ofensif Warriors, hanya mampu menambah poin secara terbatas, mencerminkan penurunan performa yang menjadi sorotan selama musim reguler.
Berikut rangkuman hasil akhir Play-In:
| Tim | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|
| Golden State Warriors | Phoenix Suns | 96-111 | Kalah |
| Orlando Magic | Charlotte Hornets | 121-90 | Menang |
Kemenangan Suns mengamankan mereka sebagai unggulan kedelapan di Wilayah Barat, menjanjikan pertemuan dengan tim nomor satu, Oklahoma City Thunder, pada putaran pertama playoff. Bagi Warriors, kekalahan ini menutup musim mereka dengan catatan yang kurang memuaskan, terutama mengingat sejarah panjang tim ini dalam kompetisi NBA.
Pelatih kepala Steve Kerr mengakui bahwa tim berada dalam fase transisi. “Kami masih berjuang menemukan identitas setelah musim yang tidak konsisten. Kami menghargai usaha para pemain, terutama Stephen Curry yang selalu memberi semangat,” ujar Kerr dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Draymond Green, yang kini berada di ambang keputusan kontrak pemain opsional senilai lebih dari $27 juta untuk musim berikutnya, juga menjadi sorotan. Green mengungkapkan tekad untuk tetap berkontribusi bagi Warriors, meskipun statistik ofensifnya menurun menjadi 8,4 poin per game, terendah sejak musim 2021-22. “Saya ingin mengakhiri karier saya bersama tim ini. Ini bukan hanya tentang angka, tapi tentang kepemimpinan dan pertahanan,” kata Green.
Sementara itu, spekulasi mengenai masa depan James “Jimmy” Butler dan kemungkinan pergerakan roster di musim panas semakin menghangat. Butler, yang tengah menjalani rehabilitasi ACL, masih menjadi pertimbangan penting bagi Warriors. Tim harus menilai apakah menunggu pemulihan penuh Butler layak dibandingkan mengejar opsi lain di bursa transfer.
Dalam konteks historis, Warriors kini mencatat rekor 2-3 dalam pertandingan Play-In. Meskipun memiliki tradisi kuat di era keemasan mereka, usia pemain inti seperti Curry (38 tahun) dan Klay Thompson (35 tahun) menambah tantangan dalam mempertahankan performa puncak.
Keberhasilan Suns dalam mengalahkan Warriors menandai debut pertama mereka di Play-In, menambah catatan penting dalam perjalanan tim tersebut. Sementara itu, Magic yang mengalahkan Hornets dengan margin 31 poin memastikan mereka mengamankan posisi terakhir di Konferensi Timur, menyiapkan pertempuran melawan Detroit Pistons di babak pertama.
Turnamen Play-In tahun ini menjadi sorotan karena format yang menuntut dua kemenangan beruntun untuk melaju ke playoff. Warriors, yang sebelumnya harus mengandalkan kemenangan ganda, tidak mampu melakukannya. Keputusan strategis di masa depan, termasuk opsi kontrak Green, potensi akuisisi pemain, dan kebijakan mengenai Curry, akan menjadi faktor penentu dalam upaya Warriors bangkit kembali.
Dengan musim reguler berakhir, para pelatih dan manajemen Warriors kini fokus pada evaluasi menyeluruh, mulai dari kebugaran pemain, kebijakan gaji, hingga strategi taktis. Bagi para penggemar, harapan tetap terbuka bahwa tim legendaris ini akan kembali bersaing di puncak NBA dalam beberapa tahun mendatang.
