IPD – 18 April 2026 | Pegawai pasar valuta asing mencatat bahwa pasangan mata uang USD/CHF menutup pekan ini dengan penurunan yang signifikan, mencatat penurunan 0,87% pada periode tujuh hari dan 0,27% dalam satu hari terakhir. Penurunan ini terjadi di tengah optimisme pasar atas potensi kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan, namun analisis teknikal tetap menunjukkan tekanan bearish yang kuat.
Grafik harian menampilkan pasangan USD/CHF berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 50 hari pada level 0,7825, menandai penembusan pertama di bawah kumpulan empat SMA utama yang mencakup SMA 20, 100, dan 200 hari. Penurunan di bawah SMA 50 hari membuka peluang bagi pergerakan lebih jauh ke sisi penurunan, terutama jika harga berhasil menembus level kunci 0,7800.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada pada zona di bawah 50, menegaskan sentimen bearish yang telah berlangsung sejak awal April. RSI yang berada di wilayah ini mengindikasikan bahwa tekanan jual masih dominan dan para pelaku pasar masih menganggap nilai tukar USD/CHF belum menemukan dukungan yang kuat.
- USD/CHF jatuh di bawah semua SMA utama, mengonfirmasi pergeseran struktur bearish.
- RSI berada di wilayah bearish, mencerminkan tekanan jual sejak awal April.
- Penembusan di bawah 0,7800 membuka level support di 0,7775 dan 0,7748.
Jika harga berhasil menembus level support 0,7800, maka jalur dukungan selanjutnya terletak di sekitar 0,7775‑0,7770, diikuti oleh level terendah harian pada 10 Maret yaitu 0,7748. Batas bawah tambahan dapat ditemukan di zona 0,7700, yang menjadi titik potensial bagi pembeli baru yang menunggu konfirmasi reversal.
Di sisi lain, jika pasangan berhasil memantul kembali di atas SMA 50 hari, maka peluang selanjutnya terbuka pada SMA 100 hari yang berada di level 0,7871. Penembusan di atas SMA tersebut dapat membuka akses ke SMA 20 hari pada 0,7909, dan selanjutnya SMA 200 hari di 0,7937, yang masing‑masing menjadi level resistensi penting.
Data tambahan menunjukkan bahwa Franc Swiss (CHF) tetap menjadi mata uang paling kuat melawan dolar AS pada minggu ini, dengan perubahan -0,78% terhadap USD. Tabel di bawah ini merangkum persentase perubahan CHF terhadap mata uang utama lainnya selama seminggu terakhir.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| CHF | -0,78% | 0,34% | 0,18% | 0,57% | -0,11% | -1,27% | -0,31% |
Heat map yang biasanya menampilkan persentase perubahan mata uang utama memperlihatkan posisi CHF yang kuat, menandakan bahwa para pelaku pasar lebih memilih aset safe‑haven ini di tengah ketidakpastian geopolitik. Kekuatan CHF memberi tekanan tambahan pada pasangan USD/CHF, memperkuat bias bearish.
Analisis fundamental juga mendukung pandangan teknikal. Data ekonomi AS terbaru menunjukkan adanya ketidakpastian inflasi, sementara kebijakan moneter Swiss tetap dovish, yang secara bersamaan menurunkan nilai dolar terhadap Franc Swiss. Kombinasi ini memperkuat prospek penurunan lebih lanjut bagi USD/CHF.
Strategi yang dapat dipertimbangkan oleh trader meliputi penempatan order jual di sekitar level 0,7800 dengan target pertama di 0,7775 dan target kedua di 0,7748. Stop‑loss dapat ditempatkan di atas SMA 50 hari sekitar 0,7850 untuk menghindari risiko jika terjadi rebound tak terduga. Bagi yang mengadopsi strategi beli, level entry yang lebih aman berada di zona 0,7700 dengan target pertama di 0,7775, asalkan terdapat konfirmasi bullish pada indikator momentum.
Secara keseluruhan, situasi pasar USD/CHF menunjukkan tren turun yang berkelanjutan, dipicu oleh kombinasi faktor teknikal, fundamental, dan sentimen risiko global. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau pergerakan SMA kunci serta level support utama, sambil menyesuaikan manajemen risiko sesuai dengan volatilitas yang masih tinggi.
