IPD – 23 Mei 2026 | Perusahaan kemasan PT Master Print Tbk. (PTMR) melakukan transformasi besar-besaran dengan mengubah kegiatan usaha menjadi perusahaan holding. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha dan penguatan struktur permodalan perseroan. Selain itu, PTMR juga melakukan rencana akuisisi saham PT Samudera Layar Nusantara (SLN) serta pengalihan bisnis bersih perseroan kepada PT Mitra Pack Tbk. (PTMP).
Di sisi lain, kasus kematian miliuner Isak Andic, pendiri merek pakaian Mango, masih menjadi misteri. Putra Isak, Jonathan Andic, ditangkap setelah polisi menemukan bukti bahwa kematian ayahnya bukanlah kecelakaan, melainkan pembunuhan. Jonathan berkeras bahwa dirinya tidak bersalah dan bahwa ayahnya meninggal karena terjatuh dari tebing.
Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan polisi sedang memeriksa beberapa orang, termasuk adik perempuan Jonathan dan paman mereka. Penyelidikan ini memicu pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada hari itu di taman alam pegunungan Montserrat.
PTMR berencana untuk mengubah arah bisnis perseroan menjadi perusahaan induk atau holding company seiring dengan rencana akuisisi oleh Deep Source Ptd. Ltd. (DS). DS nantinya akan menjadi pemegang saham pengendali (PSP) PTMR dari sebelumnya PT Mitra Pack Tbk. (PTMP). Nilai transaksi mencapai Rp141,45 miliar atau sebanyak 1,45 miliar saham yang mewakili 76,42% kepemilikan perseroan.
Dalam beberapa minggu terakhir, Jonathan Andic membayar uang jaminan sebesar €1 juta (Rp20,6 miliar) tak lama setelah ditangkap terkait kematian ayahnya. Penangkapan Jonathan Andic pekan ini tampaknya didasarkan pada sejumlah dugaan terkait kematian ayahnya dan pendakian tersebut.
Penyelidik meyakini bahwa jenis terpeleset seperti yang digambarkan Jonathan dialami ayahnya kecil kemungkinan terjadi di lokasi jatuh tersebut. Kedua pria itu berada dekat beberapa gua di area Collbató, mengikuti rute yang relatif tidak berat dan umum ditempuh oleh keluarga dan anak sekolah.
Dalam kasus PTMR, perubahan kegiatan usaha dan rencana akuisisi tersebut memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Juni 2026. Sementara itu, kasus kematian Isak Andic masih dalam penyelidikan dan belum ada keputusan yang pasti.
Kesimpulan dari kedua kasus ini adalah bahwa transformasi perusahaan dan kasus pembunuhan miliuner masih menjadi topik yang hangat dibicarakan. PTMR berencana untuk mengubah arah bisnis perseroan menjadi perusahaan holding, sementara kasus kematian Isak Andic masih dalam penyelidikan.
