IPD – 12 April 2026 | Jawa Timur diperkirakan akan mengalami kondisi cuaca yang cukup dinamis pada Minggu, 12 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kantor wilayah Juanda telah merilis prakiraan lengkap mulai dari pagi hingga malam, mencakup hujan lebat, gerimis, serta potensi petir di beberapa kabupaten. Suhu udara diproyeksikan berfluktuasi antara 16°C hingga 34°C, sementara kecepatan angin diperkirakan berkisar 18 kilometer per jam dari arah barat ke barat laut.
Pada bagian pagi, daerah Pacitan menjadi titik fokus dengan hujan lebat disertai sambaran petir. Sementara itu, wilayah Tuban hanya akan mengalami gerimis ringan. Daerah lain di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Malang, dan Kediri, diprediksi cerah berawan tanpa intensitas hujan yang signifikan.
Masuk siang hingga sore, intensitas hujan lebat di Pacitan diperkirakan berlanjut, meningkatkan risiko petir bagi penduduk setempat. Gerimis kembali menyebar ke sejumlah kabupaten dan kota, antara lain Bangkalan, Bojonegoro, Jombang, Kediri, Madiun, Mojokerto, Lamongan, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Sumenep, Trenggalek, dan kembali ke Tuban. Daerah-daerah ini akan mengalami curah hujan ringan hingga sedang, cukup untuk membuat jalanan licin dan menurunkan visibilitas.
- Pacitan: hujan lebat + petir
- Tuban: gerimis pagi & sore
- Bangkalan, Bojonegoro, Jombang, Kediri, Madiun, Mojokerto, Lamongan, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Sumenep, Trenggalek: gerimis sore
Di malam hari, kondisi beralih menjadi cerah berawan dengan angin yang tetap berhembus dari barat laut. Semua wilayah di Jawa Timur diharapkan mengalami cuaca yang relatif stabil, meskipun suhu tetap berada pada rentang 16°C hingga 34°C.
Selain Jawa Timur, BMKG juga memberikan update singkat untuk beberapa kota besar di Indonesia. Di Makassar, prakiraan cuaca pada tanggal yang sama menunjukkan kondisi berawan pada siang hingga sore, dengan suhu antara 19°C hingga 34°C serta kelembapan tinggi antara 70% hingga 100%. Sementara itu, Surabaya diprediksi tetap cerah berawan sepanjang hari tanpa hujan, dan Malang akan mengalami gerimis pada siang dan sore di sejumlah kawasan, menambah variasi cuaca di wilayah Jawa Timur.
Dengan data ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas harian mereka. Penduduk di Pacitan dan daerah sekitarnya disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi petir, menghindari area terbuka saat hujan lebat, dan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman. Pengendara kendaraan di jalur yang dilalui oleh gerimis perlu memperlambat kecepatan dan menjaga jarak aman karena permukaan jalan dapat menjadi licin.
Petugas kebencanaan daerah diimbau untuk meningkatkan pemantauan cuaca secara real-time, terutama di zona rawan petir. Informasi terbaru dapat diakses melalui aplikasi resmi BMKG atau kanal media lokal. Dengan persiapan yang tepat, dampak negatif cuaca dapat diminimalisir, memungkinkan warga tetap melanjutkan aktivitas ekonomi dan sosial secara aman.
Kesimpulannya, 12 April 2026 akan menjadi hari dengan variasi cuaca yang signifikan di Jawa Timur, mulai dari hujan lebat dengan petir di Pacitan, gerimis meluas di banyak kabupaten, hingga malam yang relatif tenang. Kewaspadaan dan persiapan menjadi kunci utama untuk mengatasi potensi gangguan yang ditimbulkan oleh kondisi atmosfer ini.
