IPD – 02 April 2026 | Pada paruh pertama tahun 2026, seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) Poltekkes Kemenkes kembali digelar secara nasional. Poltekkes Kemenkes, jaringan politeknik kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan, mengoperasikan 38 kampus tersebar di seluruh Indonesia, termasuk 11 kampus strategis di Pulau Jawa. Bagi calon mahasiswa yang berambisi meniti karir di bidang keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, gizi, farmasi, atau kesehatan lingkungan, SPMB 2026 menjadi pintu gerbang utama.
Registrasi dilakukan secara daring melalui portal resmi https://spmb-poltekkes.kemkes.go.id/. Batas akhir pendaftaran jalur bersama ditetapkan pada 7 April 2026. Setelah pendaftaran, peserta akan mengikuti ujian Computer Based Test (CBT) yang meliputi tes skolastik serta tes literasi. Hasil CBT menjadi dasar penentuan kuota masing‑masing kampus.
SPMB Poltekkes Kemenkes menawarkan dua pilihan kelas:
- Kelas Reguler: Diperuntukkan bagi peserta yang telah lulus SMA/SMK/MA dengan nilai akademik yang memenuhi standar. Persyaratan utama meliputi ijazah atau surat keterangan kelulusan, fotokopi KTP, serta pas foto berwarna.
- Kelas Internasional: Ditujukan bagi peserta yang ingin menempuh kurikulum berbahasa Inggris. Selain persyaratan reguler, calon peserta harus menyertakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris (misalnya IELTS atau TOEFL) dan bukti kemampuan akademik yang setara dengan standar internasional.
Calon peserta yang berasal dari keluarga tidak mampu dapat melampirkan Surat Keterangan Miskin/Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kelurahan atau desa setempat. Dokumen ini dapat meningkatkan peluang mendapatkan beasiswa atau bantuan biaya kuliah.
Biaya pendaftaran SPMB Poltekkes Kemenkes 2026 ditetapkan sebesar Rp125.000, belum termasuk biaya administrasi tambahan dan biaya kesehatan yang biasanya dibebankan oleh masing‑masing kampus. Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank Mandiri, BNI, atau BSI, baik lewat teller, ATM, maupun aplikasi mobile banking.
Berikut daftar 11 kampus Poltekkes Kemenkes di Pulau Jawa yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa:
| No | Kampus | Lokasi |
|---|---|---|
| 1 | Poltekkes Kemenkes Jakarta | DKI Jakarta |
| 2 | Poltekkes Kemenkes Bandung | Jawa Barat |
| 3 | Poltekkes Kemenkes Semarang | Jawa Tengah |
| 4 | Poltekkes Kemenkes Surabaya | Jawa Timur |
| 5 | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta | DI Yogyakarta |
| 6 | Poltekkes Kemenkes Malang | Jawa Timur |
| 7 | Poltekkes Kemenkes Purwokerto | Jawa Tengah |
| 8 | Poltekkes Kemenkes Cirebon | Jawa Barat |
| 9 | Poltekkes Kemenkes Pekalongan | Jawa Tengah |
| 10 | Poltekkes Kemenkes Surakarta | DI Yogyakarta |
| 11 | Poltekkes Kemenkes Bogor | Jawa Barat |
Setiap kampus memiliki program studi khusus, sehingga calon mahasiswa dianjurkan menelusuri profil masing‑masing institusi untuk memastikan kesesuaian dengan minat dan rencana karir. Beberapa kampus juga menawarkan program internasional yang terakreditasi secara global, membuka peluang bagi lulusan untuk melanjutkan studi atau bekerja di luar negeri.
Proses seleksi jalur prestasi dan mandiri dikelola oleh masing‑masing kampus. Jalur prestasi memberi keistimewaan bagi pelajar yang memiliki prestasi akademik, olahraga, atau seni tingkat provinsi atau nasional. Jalur mandiri memungkinkan kampus menyesuaikan kriteria seleksi dengan kebutuhan lokal, misalnya dengan menambahkan tes wawancara atau portofolio.
Dengan penutupan pendaftaran yang semakin mendekat, calon peserta disarankan untuk segera melengkapi berkas, melakukan pembayaran, dan mencetak bukti pendaftaran. Kesalahan atau kelalaian dalam mengunggah dokumen dapat berakibat pada penolakan aplikasi.
Secara keseluruhan, SPMB Poltekkes Kemenkes 2026 menawarkan jalur yang transparan, biaya terjangkau, dan beragam pilihan program studi di seluruh Pulau Jawa. Bagi mereka yang bertekad menjadi tenaga kesehatan profesional, mengikuti proses ini adalah langkah awal yang penting menuju masa depan yang lebih sehat dan berdaya.
