IPD – 10 Maret 2026 | Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, kembali mendapat panggilan dari PSSI untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam rangka FIFA Series 2026 yang dijadwalkan 23‑31 Maret di Stadion Gelora Bung Karno.
Klok, yang berusia 29 tahun dan telah mencatat 21 penampilan bersama Garuda, menyatakan rasa bangga dan antusiasme yang tak terbatas setiap kali namanya masuk dalam daftar pemanggilan. “Selalu baik, tapi ini masih proses skuad. Kita masih menunggu skuad akhir nanti. Namun saya selalu bangga dan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk negara,” ujarnya dalam konferensi pers di Bandung, Selasa 10 Maret 2026.
Reaksi Terhadap Pelatih Baru John Herdman
Pelatihan pertama bersama pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, berlangsung secara virtual melalui Zoom. Meskipun belum bertatap muka secara langsung, Klok menilai impresi pertama sangat positif. “Iya, karena impresi pertama sangat baik. Memang kami baru bertemu lewat video call, tetapi sudah terlihat jelas apa yang dia inginkan dan strategi yang akan diterapkan,” kata Klok.
Ia menambahkan bahwa gambaran lengkap mengenai filosofi Herdman akan terungkap saat pemusatan latihan (TC) di Jakarta. “Kita harus melihat nanti saat TC, di latihan, dan juga ketika bertemu langsung dengan semua pemain yang berkumpul. Tapi sejauh ini, dia sangat baik,” tambahnya.
Teman Sejawat yang Dipanggil Bersama Klok
Selain Marc Klok, dua rekan setim Persib Bandung juga masuk dalam skuad sementara yang diumumkan oleh Herdman, yaitu Beckham Putra dan Eliano Reijnders. Daftar lengkap pemain yang dipanggil mencapai 41 nama, mencakup talenta muda dan pemain berpengalaman.
- Marc Klok – Gelandang tengah, nomor punggung 23 di Persib.
- Beckham Putra – Penyerang cepat, berpengalaman di Liga 1.
- Eliano Reijnders – Gelandang kreatif asal Belanda, naturalisasi Indonesia.
FIFA Series 2026: Babak Baru Bagi Timnas
FIFA Series 2026 menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia. Turnamen ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk meningkatkan peringkat FIFA, tetapi juga menjadi panggung bagi Herdman menampilkan filosofi permainan yang lebih terstruktur. Klok menilai pertandingan melawan Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret serta kemungkinan melawan Bulgaria pada 30 Maret sebagai tantangan yang “sangat penting”.
“Saya tahu Bulgaria kuat. Postur mereka besar, tinggi, dan bermain langsung. Mereka mungkin tidak banyak kombinasi, tapi sangat efektif,” ungkap Klok saat membahas lawan potensial.
Harapan untuk Pembangunan Sepak Bola Nasional
Marc Klok menekankan pentingnya membangun struktur pembinaan yang jelas. “Indonesia memiliki masa depan yang baik, tetapi kita harus memulainya dengan struktur yang benar. Semoga pelatih baru dapat bertahan lama dan membangun fondasi bagi generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran pemain naturalisasi seperti dirinya dalam memperkuat tim sekaligus memberikan contoh profesionalisme bagi pemain muda lokal. “Kita membutuhkan seseorang yang bisa membangun struktur dari awal lagi untuk masa depan, untuk anak‑anak, dan juga untuk generasi berikutnya,” tambah Klok.
Dengan performa konsisten bersama Persib Bandung di kompetisi domestik, Klok menyatakan dirinya dalam kondisi fisik dan mental yang prima untuk bersaing di level internasional. “Saya sangat antusias dan sudah tidak sabar untuk segera bergabung dengan rekan‑rekan di pemusatan latihan,” kata dia.
Secara keseluruhan, panggilan kembali Marc Klok ke Timnas Indonesia tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga simbol komitmen bersama antara pemain, pelatih, dan PSSI untuk mengangkat prestasi Garuda di panggung dunia. Jika persiapan berjalan lancar, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk mencatat hasil positif di FIFA Series 2026 dan menyiapkan landasan kuat bagi kompetisi berikutnya.
