IPD – 12 Maret 2026 | Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa persaingan dalam Super League Indonesia musim 2025/2026 semakin ketat, sekaligus mengakui adanya tantangan ekstra yang dihadapi timnya akibat cedera otot pada bek kiri veteran, Layvin Kurzawa. Meskipun Persib masih berada di puncak klasemen dengan 57 poin, jarak tipis dengan Borneo FC (empat poin) dan Persija Jakarta (enam poin) menuntut fokus maksimal dari setiap pemain.
Situasi Persib Menjelang Laga Penentu
Dalam konferensi pers yang diadakan pada Rabu, 11 Maret 2026, Hodak menjelaskan bahwa timnya tidak boleh lengah. “Kami hanya perlu fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujarnya. Persib dijadwalkan berhadapan dengan Borneo FC pada 15 Maret, pertandingan yang dipandang sebagai ujian nyata untuk mempertahankan gelar juara.
Layvin Kurzawa: Cedera Otot yang Mengganggu Konsistensi
Layvin Kurzawa, pemain asal Prancis yang bergabung dengan Persib pada awal musim, mengalami cedera otot pada paha kanan yang terdiagnosa sebagai strain tingkat dua. Cedera tersebut mengurangi kecepatan dan ketahanan fisiknya, sehingga ia belum dapat tampil maksimal dalam beberapa laga terakhir. Hodak mengakui, “Cedera otot Kurzawa menjadi penghambat utama dalam lini pertahanan kami. Kami harus menyesuaikan taktik untuk menutupi kekosongan tersebut.”
Menurut laporan medis tim, proses rehabilitasi memerlukan setidaknya tiga hingga empat minggu, dengan fokus pada terapi fisik intensif dan penguatan otot. Selama periode ini, Kurzawa diperkirakan hanya akan berlatih secara parsial dan tidak akan menjadi pilihan utama dalam susunan awal.
Strategi Menghadapi Kekosongan di Barisan Belakang
Hodak menuturkan bahwa pelatih asisten dan staf kebugaran telah menyiapkan alternatif taktis. “Kami akan mengandalkan pemain muda seperti Dimas Pratama dan pemain serba bisa seperti Dedi Satrio untuk mengisi peran Kurzawa,” katanya. Selain itu, sistem pertahanan akan diubah menjadi formasi 3‑5‑2 pada beberapa pertandingan, memberikan fleksibilitas pada bek sayap untuk turun lebih dalam dan menutupi ruang kosong.
Staf kebugaran juga menekankan pentingnya rotasi pemain agar beban kerja tidak menumpuk pada satu orang. “Kesehatan pemain adalah prioritas utama. Kami tidak mau menambah beban cedera lain yang dapat memperburuk situasi,” tegas Hodak.
Pengaruh Cedera terhadap Ambisi Juara
Meski cedera Kurzawa menambah beban mental, Hodak tetap optimis. Ia menilai bahwa perombakan skuad di awal musim sudah memberikan kedalaman yang cukup untuk bersaing di semua lini. “Kami memiliki banyak pemain yang siap melangkah ketika dibutuhkan. Tantangan ini justru menguji kedalaman bench kami,” ujar pelatih asal Kroasia.
Hodak juga menekankan pentingnya mentalitas juara. “Kami tidak boleh terlalu percaya diri, tetapi juga tidak boleh menyerah. Setiap pertandingan harus dihadapi dengan tekad dan disiplin,” tambahnya.
Prediksi Laga Persib vs Borneo FC
Jika Persib dapat mengatasi masalah cedera dan memanfaatkan kedalaman skuad, peluang untuk meraih tiga poin melawan Borneo FC menjadi sangat realistis. Analisis statistik menunjukkan bahwa Persib mencetak rata-rata 1,8 gol per laga, sementara Borneo FC mencatat rata-rata 1,5 gol. Kedua tim memiliki pertahanan yang rapat, sehingga peluang kemenangan tipis dapat ditentukan oleh kualitas eksekusi tendangan bebas dan peluang dari set piece.
Hodak menutup pernyataannya dengan harapan bahwa timnya akan terus menampilkan permainan konsisten dan tidak terpengaruh oleh tekanan klasemen. “Kami hanya fokus pada proses, bukan pada hasil akhir. Jika prosesnya tepat, hasilnya akan mengikuti,” pungkasnya.
Dengan situasi cedera yang masih menjadi tantangan utama, Persib harus mengandalkan kebijaksanaan taktik, kedalaman skuad, serta mental juara untuk tetap berada di jalur pertahanan gelar Super League. Pertarungan melawan Borneo FC pada 15 Maret akan menjadi indikator jelas apakah strategi Hodak mampu mengatasi rintangan ini atau tidak.
