IPD – 12 Maret 2026 | Jakarta, 12 Maret 2026 – Dokter Kamelia, yang dikenal luas lewat aktivitasnya di media sosial dan praktik kedokterannya, mengungkapkan perasaan sedihnya setelah menerima surat putus resmi dari mantan pacarnya, Ammar Zoni, pada Rabu (11/3/2026). Kamelia mengaku menangis seharian setelah membaca isi surat yang menyatakan bahwa hubungan mereka berakhir sejak 5 Maret 2026. Ia menyampaikan kekecewaannya dalam sebuah wawancara singkat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Surat Putus yang Dikirim Melalui Aditya Zoni
Menurut penjelasan Kamelia, surat tersebut tidak langsung dikirim oleh Ammar, melainkan melalui adik laki-lakinya, Aditya Zoni. Surat itu diserahkan oleh penasihat hukum (PH) Ammar dan diteruskan ke Kamelia lewat pesan WhatsApp. Isi surat singkat, menuliskan bahwa sejak 5 Maret 2026 Ammar tidak lagi memiliki hubungan dengan Kamelia maupun “Bu Titik” sebagai ibu angkatnya. Kamelia menegaskan bahwa ia belum dapat mengonfirmasi keaslian surat tersebut karena Ammar kini berada di Rutan Salemba menjalani proses hukum terkait kasus penyalahgunaan narkoba.
Reaksi Emosional Kamelia
Setelah membaca surat itu, Kamelia mengaku terkejut dan sempat tidak dapat menahan air mata. “Saya sampai menangis seharian, tidak tahu harus berbuat apa,” ucapnya dengan nada getir. Ia menambahkan bahwa keputusannya untuk mengeluarkan pernyataan publik tidaklah mudah, namun ia merasa terpaksa karena situasi yang “menuntut” penjelasan kepada publik.
Alasan Membuat Statement di Media Sosial
Kamelia menjelaskan dua faktor utama yang memicu keputusannya untuk berbicara di media sosial. Pertama, penerimaan surat putus yang ia anggap “trigger”. Kedua, tekanan dari publik yang terus menanyakan kabar hubungannya dengan Ammar. “Saya tidak mau menyebarkan rumor yang tidak jelas, jadi saya pilih untuk menjelaskan secara resmi,” katanya.
Hubungan Profesional dengan Aditya Zoni Tetap Baik
Meskipun surat putus datang melalui Aditya, Kamelia menegaskan hubungan profesionalnya dengan adik Ammar tetap tidak terganggu. Ia menyebutkan masih ada sejumlah kontrak kerja sama yang sedang berjalan dengan Aditya, sehingga tidak ada alasan untuk memutuskan hubungan bisnis. “Saya dan Aditya masih baik-baik saja. Kami tetap melanjutkan kerja sama yang sudah ada,” tegasnya.
Keyakinan pada Takdir dan Jodoh
Dalam menjawab pertanyaan tentang penyesalan atas hubungan yang telah berakhir, Kamelia mengadopsi sikap pasrah. “Jodoh tidak akan tertukar. Kalau memang takdir, kami akan tetap bertemu kembali. Allah yang mengatur rezeki, maut, dan pertemuan kembali,” ungkapnya. Pernyataan ini mencerminkan pandangan spiritual Kamelia yang berpegang pada keyakinan bahwa segala sesuatu telah ditetapkan.
Keraguan atas Keabsahan Surat
Kamelia menambahkan bahwa ia belum dapat memastikan sepenuhnya apakah surat tersebut benar-benar ditandatangani atau dikeluarkan oleh Ammar. “Saya belum bisa bicara pasti kalau surat ini benar‑benar dari Bang Ammar atau tidak,” katanya. Hal ini menambah ketidakpastian karena Ammar masih berada di dalam penjara dan tidak dapat bertemu langsung dengan Kamelia.
Latar Belakang Kasus Ammar Zoni
Ammar Zoni, seorang aktor muda yang pernah populer di layar kaca, saat ini tengah menjalani proses hukum terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Ia ditahan di Rutan Salemba sejak awal tahun 2026. Kasus ini menjadi sorotan media, sehingga setiap perkembangan pribadi Ammar, termasuk urusan cintanya, menjadi perhatian publik.
Reaksi Publik dan Media Sosial
Setelah pernyataan Kamelia tersebar, netizen ramai memberikan komentar. Sebagian mengungkapkan simpati atas kesedihan Kamelia, sementara yang lain menilai keputusan Ammar mengakhiri hubungan lewat surat sebagai tindakan yang tidak sensitif. Namun, mayoritas menekankan pentingnya menghormati privasi kedua belah pihak, mengingat situasi hukum Ammar yang masih berjalan.
Secara keseluruhan, peristiwa ini menyoroti dinamika hubungan selebriti yang terpapar publik, terutama ketika salah satu pihak terlibat kasus hukum. Kamelia memilih untuk tetap profesional dalam hubungannya dengan Aditya, sambil menunggu klarifikasi lebih lanjut dari Ammar. Sementara itu, publik diharapkan memberi ruang bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan urusan pribadi di luar sorotan media.
