IPD – 25 Maret 2026 | Jakarta, 25 Maret 2026 – Sorotan kembali tertuju pada pemain muda Liga 2 setelah gelandang serang asal klub Persikabo 1973, Rafi Pratama, resmi masuk dalam skuad Tim Nasional Indonesia untuk laga kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Myanmar. Keputusan ini diumumkan oleh pelatih John Herdman dalam rapat pers pagi di Stadion Gelora Bung Karno, menandai langkah strategis Garuda untuk memperkuat lini tengah dengan talenta yang sudah terbukti mampu menembus pertahanan lawan di level kompetisi domestik.
Profil singkat sang gelandang
Rafi, berusia 22 tahun, menempati posisi gelandang serang sejak bergabung dengan Persikabo pada musim 2024/2025. Dalam satu setengah musim terakhir, ia mencatat 12 gol dan 9 assist, menjadi salah satu pencetak poin terbanyak di Liga 2. Kecepatan, kemampuan dribel, serta visi permainan yang tajam menjadikannya sorotan utama pencari bakat nasional.
Alasan pemanggilan
John Herdman menjelaskan dua pertimbangan utama dalam menambahkan Rafi ke skuad. Pertama, kebutuhan akan variasi serangan di tengah lapangan, terutama menghadapi tim yang mengandalkan pertahanan rapat seperti Myanmar. Kedua, performa konsisten Rafi di Liga 2 yang menunjukkan kesiapan mental dan fisik untuk bersaing di panggung internasional.
- Statistik utama Rafi di Liga 2: 12 gol, 9 assist, 85% akurasi tembakan, rata-rata 2,3 dribel sukses per pertandingan.
- Pengalaman internasional: pernah dipanggil ke timnas U-23 pada 2025, namun belum tampil di level senior.
Persiapan timnas menjelang Myanmar
Timnas Indonesia akan menggelar tiga sesi latihan intensif di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, mulai 22 Maret 2026. Sesi pertama menekankan taktik pressing tinggi, sementara sesi kedua difokuskan pada pergerakan tanpa bola. Rafi akan berlatih langsung bersama pemain senior seperti Elkan Baggott, Beckham Putra, dan Rizky Ridho, mempercepat adaptasinya pada kecepatan permainan internasional.
Dalam sesi latihan terakhir, pelatih menggandeng sejumlah pemain diaspora, termasuk Elkan Baggott yang kembali dipanggil setelah absen sejak Piala Asia 2023. Kehadiran para pemain dengan pengalaman kompetisi luar negeri diharapkan memberi dorongan mental bagi pemain muda seperti Rafi.
Profil lawan: Myanmar
Myanmar masuk dalam grup yang sama dengan Timnas Indonesia, Thailand, dan Brunei Darussalam. Tim Myanmar dikenal dengan pola permainan mengandalkan umpan silang cepat dan penekanan pada lini sayap. Statistik terbaru menunjukkan Myanmar mencetak rata-rata 1,6 gol per laga dalam kualifikasi sebelumnya, namun pertahanan mereka masih rentan terhadap serangan terpusat.
Dengan menempatkan Rafi di posisi gelandang serang, Herdman berharap dapat memecah pola pertahanan Myanmar melalui penetrasi ruang di tengah dan menciptakan peluang tembakan jarak jauh.
Harapan dan tantangan
Penggemar dan analis sepak bola menilai panggilan Rafi sebagai langkah progresif. Namun, tantangan tetap ada. Rafi harus menyesuaikan diri dengan kecepatan permainan internasional dan menyesuaikan taktik timnas yang menuntut kerja sama tinggi antar lini. Selain itu, persaingan tempat di tengah lapangan cukup ketat, dengan pemain-pemain berpengalaman seperti Kevin Diks dan Rizky Ridho bersaing untuk posisi utama.
Jika Rafi mampu menampilkan performa terbaiknya, ia tidak hanya membantu Timnas Indonesia meraih tiga poin melawan Myanmar, tetapi juga membuka peluang karier ke liga yang lebih tinggi, termasuk kemungkinan transfer ke klub BRI Super League atau bahkan ke luar negeri.
Jadwal pertandingan resmi akan digelar pada 4 April 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Timnas Indonesia menargetkan kemenangan tipis atau hasil imbang yang cukup untuk melaju ke babak berikutnya dalam proses kualifikasi Piala Asia 2027.
Dengan kombinasi antara pengalaman pemain senior, energi pemain muda, dan strategi pelatih yang progresif, harapan besar menumpuk pada Rafi Pratama untuk menjadi salah satu faktor penentu dalam laga penting ini.
