Kebakaran Melanda Kampus Binus Anggrek, Jakarta Barat

IPD – 23 Mei 2026 | Kebakaran melanda Auditorium Kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5/2026) pagi. Peristiwa tersebut memicu kepulan asap tebal yang terlihat membumbung tinggi dari area gedung kampus.

Menurut Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, laporan kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 05.30 WIB. Selang sekitar 10 menit kemudian, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Dalam penanganan awal, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat mengerahkan sedikitnya 14 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan sekitar 70 personel. Petugas langsung melakukan penyisiran dan pemadaman di titik munculnya asap tebal guna mencegah api meluas ke area lain di dalam gedung kampus.

Hingga pagi hari, proses pendinginan dan pemadaman masih terus dilakukan. Belum diketahui secara pasti ruangan atau bagian gedung yang menjadi titik awal kebakaran. Petugas juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab munculnya api yang kemudian memicu kepulan asap tebal di area kampus.

Jason, mahasiswa semester dua Binus, mengaku cukup kaget saat tiba di gerbang kampus. Namun, ia tidak dibolehkan masuk karena adanya proses pemadaman. Pihak kampus langsung memberikan arahan agar mahasiswa tidak datang ke lokasi dan mengganti metode pembelajaran melalui aplikasi Zoom.

Kebakaran di Kampus Binus Anggrek ini telah memicu keprihatinan warga sekitar karena asap pekat terlihat dari kejauhan. Hingga kini, petugas masih fokus melakukan pendinginan dan memastikan kondisi gedung aman sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Kesimpulan, kebakaran yang melanda Kampus Binus Anggrek di Jakarta Barat telah menyebabkan kegiatan perkuliahan dialihkan menjadi sistem daring. Penyebab kebakaran masih diselidiki kepolisian, dan pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kebakaran demi kelancaran proses penanganan petugas.

Leave a Comment