IPD – 23 Mei 2026 | Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, dan pasangan ganda putrinya, Vera Zvonareva, berhasil meraih posisi runner-up Maroko Open 2026. Mereka kalah pada babak final ajang WTA 250 Rabat, Jumat, 22 Mei 2026, melawan Magali Kempen/Eudice Chong dengan skor 3-6, 6-2, 6-10.
Aldila/Vera, yang menjadi unggulan teratas, bangkit menyamakan kedudukan namun tak mampu menghalau Kempen/Chong pada super tie-break. Pasangan Belgia/Hong Kong itu memasukkan 81,8 persen servis pertama mereka, menyelamatkan lebih banyak break point untuk merebut set pertama.
Perjalanan Kempen/Chong dalam meraih gelar terbilang mulus tanpa menjalani super tie-break, termasuk saat berhadapan dengan unggulan keempat Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva pada semifinal. Sementara itu, sebagai unggulan pertama Aldila/Vera melakoni tiga laga sengit super tie-break selepas babak pertama untuk menjadi runner-up ajang lapangan tanah liat pemanasan Roland Garros tersebut.
Bagi Aldila, menjadi finalis Maroko Open 2026 merupakan langkah terjauh musim ini. Ia mencapai perempat final WTA 250 Auckland dan WTA 250 Hobart pada awal tahun, juga perempat final WTA 1000 Madrid akhir bulan lalu. Menjadi runner up WTA 250 Rabat memperpanjang daftar capaian Aldila sebagai empat kali finalis ajang WTA Tour.
Keempat finalis ganda Maroko Open akan naik peringkat dunianya pada pekan depan. Kempen naik 10 tingkat ke peringkat 67 dunia ganda WTA, sedangkan Eudice Chong naik tujuh posisi ke ranking 71 dunia. Vera Zvoraneva naik enam tingkat ke peringkat 29 ganda WTA. Sedangkan Aldila Sutjiadi akan menempati ranking 45 dunia, naik tiga tingkat dari posisi sebelumnya.
Kesimpulan dari prestasi Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva di Maroko Open 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam karir tenis mereka. Dengan kerja keras dan dedikasi, mereka terus mengejar kesuksesan di kancah internasional.
