Italia Kritik Uni Eropa Lamban Tangani Krisis Bahan Bakar, Mahasiswa NTT Demo Kelangkaan BBM

IPD – 20 Mei 2026 | Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini, mengkritik Uni Eropa (UE) karena dianggap lamban dalam mengambil tindakan di tengah kenaikan harga bahan bakar dan kurang memberi dukungan bagi pengemudi truk. Salvini memperingatkan risiko dari krisis yang serius di negaranya.

Ilustrasi pengendara mengisi bahan bakar untuk kendaraannya. (ANTARA/Anadolu/py/am) Moskow (ANTARA) – Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini mengkritik Uni Eropa (UE), Selasa, karena dinilai lamban dalam mengambil tindakan di tengah kenaikan harga bahan bakar dan kurang memberi dukungan bagi pengemudi truk.

Sementara itu, di Indonesia, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kemanusiaan menggeruduk Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan minimnya pembangunan infrastruktur di Amfoang, Kabupaten Kupang.

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang (Permaskku), Asten Bait, menjelaskan bahwa masyarakat Amfoang hingga kini masih terisolasi akibat buruknya infrastruktur di wilayah tersebut. Mereka juga mengeluhkan sulitnya jaringan telekomunikasi hingga minimnya tenaga kesehatan di Amfoang Timur.

Massa aksi juga mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk segera membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru di Amfoang dan menangani kerusakan jalan dan jembatan yang menghubungkan Fatuleu Barat hingga Amfoang Timur.

Di lain pihak, perusahaan otomotif seperti BYD telah mengembangkan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) untuk mengurangi konsumsi bahan bakar. BYD M6 DM, mobil keluarga berteknologi PHEV terbaru, disarankan menggunakan bahan bakar dengan oktan minimal RON 92 untuk performa dan efisiensi mesin yang optimal.

Penggunaan bahan bakar yang efisien juga dapat dilakukan dengan memperhatikan tekanan ban, beban berlebih, gaya mengemudi, modifikasi, oktan bensin, oli, dan servis rutin. Dengan demikian, konsumsi bahan bakar dapat dihemat dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Kesimpulan, krisis bahan bakar yang terjadi di Italia dan kelangkaan BBM di NTT merupakan contoh dari masalah yang dihadapi oleh masyarakat dunia dalam menghadapi kenaikan harga bahan bakar. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan menghemat konsumsi bahan bakar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghemat energi.

Leave a Comment