IPD – 29 Maret 2026 | Granada CF Femenino terus menambah koleksi kemenangan pada pekan ke-10 Liga F musim 2026, mengukir kemenangan 1-0 atas Sevilla FC Femenino di Estadio Jesús Navas pada Minggu, 28 Maret 2026. Gol penentu datang pada menit ke‑88 melalui sundulan kepala Manoly Baquerizo setelah bantuan dari Cristina Postigo, menjadikan tim Nazarí meraih tiga poin krusial dalam derbi Andalusia kedua.
Tim asuhan Irene Ferreras menampilkan pola permainan yang disiplin dan menyerang. Sejak awal pertandingan, Granada menguasai penguasaan bola, menekan lini pertahanan Sevilla dengan serangan sayap cepat yang melibatkan Fatou Kanteh dan Raquel. Meskipun Sevilla menempati posisi lebih menguasai di babak pertama, pertahanan Granada yang dipimpin Laura Sánchez berhasil menahan sejumlah peluang berbahaya, termasuk tembakan jarak jauh Alba Cerrato yang meleset tipis.
Paruh kedua memperlihatkan intensitas yang meningkat. Pelatih Granada, Irene Ferreras, melakukan pergantian strategis pada menit ke‑64, memperkenalkan Vera Molina dan Miku yang menambah dinamika di lini tengah. Sementara itu, Sevilla mencoba mengubah taktik dengan menambah tekanan, namun Granada tetap solid. Pada menit ke‑84, Postigo mengirimkan umpan silang dari sisi kanan, yang akhirnya direspons Manoly dengan sundulan kepala di menit ke‑88, memecah kebuntuan dan menegaskan keunggulan Granada.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Granada dalam hal peluang tercipta. Granada mencatat 12 tembakan, 5 di antaranya tepat sasaran, sementara Sevilla hanya menghasilkan 8 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Penguasaan bola berada di angka 58% untuk Granada, mengindikasikan kontrol permainan yang konsisten.
Keberhasilan ini menambah daftar impresif Granada pada musim ini: dari sepuluh pertandingan yang telah dilalui, tim berhasil meraih delapan kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, yakni dari FC Barcelona pada pertandingan sebelumnya. Poin yang terkumpul kini mencapai 38, menempatkan Granada dalam persaingan ketat untuk merebut posisi keenam di klasemen, melampaui Atletico Madrid dan mendekati posisi empat teratas.
Prestasi ini tidak lepas dari peran penting pelatih Irene Ferreras. Menggantikan pelatih legendaris sebelumnya, Ferreras berhasil mempertahankan filosofi kerja keras, disiplin, dan rasa hormat terhadap lawan. Ia menegaskan bahwa fokus tim tetap pada proses, bukan sekadar hasil, sebuah pendekatan yang terbukti memberi buah manis dalam pertandingan-pertandingan krusial.
Selain kemenangan melawan Sevilla, Granada juga mencatat kemenangan penting melawan FC Barcelona pada awal musim serta mengalahkan Atlético de Madrid, menunjukkan kemampuan tim untuk bersaing melawan klub-klub papan atas. Pada pertandingan terakhir sebelum laga melawan Sevilla, Granada berhasil menumbangkan Sevilla FC dengan skor 1-0, menambah kepercayaan diri menjelang agenda berikutnya.
Tim Granada kini bersiap menghadapi RCD Espanyol pada Sabtu, 4 April 2026, di Ciudad Deportiva. Pertandingan melawan Espanyol diproyeksikan akan menjadi ujian tambahan bagi konsistensi Granada, mengingat Espanyol juga berada dalam posisi menengah klasemen. Kedua tim diperkirakan akan menampilkan gaya permainan seimbang, namun Granada tampak lebih siap mental setelah menutup derbi dengan kemenangan dramatis.
Para pemain kunci yang menunjukkan performa mengesankan meliputi Manoly Baquerizo, yang mencetak gol kemenangan, serta Laura Sánchez yang menjaga gawang tetap bersih. Selain itu, kontribusi kreatif dari Cristina Postigo dan dinamika sayap dari Fatou Kanteh menambah variasi serangan tim. Di sisi lain, Sevilla FC Femenino harus mengevaluasi kekurangan dalam penyelesaian akhir, terutama setelah gagal memanfaatkan peluang-peluang penting di zona pertahanan lawan.
Secara keseluruhan, Granada CF Femenino menunjukkan pertumbuhan signifikan baik dari segi taktik maupun mentalitas. Dengan dukungan suporter yang tetap setia, tim menatap akhir musim dengan harapan mengamankan posisi terbaik di Liga F, sekaligus menegaskan bahwa mereka bukan sekadar tim tengah, melainkan pesaing serius bagi klub-klub tradisional kuat.
