Gempa Bumi Mengguncang Bengkulu Selatan: Apa yang Terjadi?

IPD – 23 Mei 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Bengkulu Selatan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 44 kilometer barat daya Bengkulu Selatan. Gempa terjadi pada koordinat 4.67 LS (Lintang Selatan) dan 102.57 BT (Bujur Timur) dengan kedalaman 15 kilometer di bawah permukaan bumi.

Gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. BMKG juga menyatakan bahwa guncangan ini tidak memiliki potensi untuk memicu terjadinya gelombang tsunami. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust.

Gempa dirasakan dengan skala MMI pada wilayah Bengkulu, Kaur, Seluma, Kepahiang, Rejang, dan Musi dengan skala III-IV, III-IV, III-IV, III, III, dan III. Salah satu skala MMI yang dirasakan adalah III, yang artinya gempa dirasakan oleh beberapa orang, tetapi tidak menyebabkan kerusakan atau kecelakaan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam sepekan terakhir di wilayah Indonesia terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 21 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman. BMKG juga terus memantau perkembangan aktivitas seismik pascagempa.

Di sisi lain, peringatan 20 tahun gempa Yogyakarta juga digelar di Lapangan Garuda, Candi Prambanan, Sabtu, 23 Mei 2026. Apel tersebut jadi momentum membangun kesadaran kolektif untuk tanggap bencana. Country Director for Government Relations EDRR Indonesia, Rakyan Adibrata, menyebut hal ini dibutuhkan untuk penanggulangan bencana.

Kesimpulan, gempa bumi yang mengguncang Bengkulu Selatan merupakan peringatan penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko dan dampak bencana, serta meningkatkan kemampuan untuk menghadapi dan mengatasi bencana.

Leave a Comment