Gempa Berkekuatan Sedang Guncang Manado, Ternate, dan Maluku Utara: BMKG Siapkan Peringatan Susulan

IPD – 05 April 2026 | BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengeluarkan serangkaian informasi terkini mengenai aktivitas seismik yang terjadi pada hari ini, 5 April 2026. Gempa berpusat di wilayah Sulawesi Utara, khususnya di sekitar Manado dan Ternate, serta di Maluku Utara, menimbulkan keprihatinan di kalangan warga dan otoritas setempat.

Menurut data awal, gempa pertama tercatat pada pukul 02:14 WIB dengan magnitudo 4,0 SR (Skala Richter) berpusat di lepas pantai Manado. Gempa susulan terjadi sekitar satu jam kemudian di daerah Ternate dengan magnitudo 3,8 SR. Sementara itu, wilayah Maluku Utara melaporkan serangkaian guncangan kecil hingga sedang, termasuk satu gempa bermagnitudo 4,2 SR yang berpusat di sekitar Pulau Mayau, Batang Dua. Total, wilayah tersebut mencatat lebih dari 225 rangkaian gempa susulan sejak dini hari hingga malam hari.

BMKG menegaskan bahwa meskipun sebagian besar guncangan berada pada intensitas ringan hingga sedang, potensi kerusakan struktural pada bangunan tidak dapat diabaikan, terutama di daerah dengan konstruksi yang belum memenuhi standar tahan gempa. Pihak berwenang di Manado, Ternate, dan Kabupaten Maluku Utara telah menginstruksikan penduduk untuk tetap waspada, menyiapkan perlengkapan darurat, dan menghindari area rawan longsor.

Berikut rangkuman kronologis gempa hari ini:

  • 02:14 WIB – Gempa magnitude 4,0 SR, pusat di lepas pantai Manado.
  • 03:30 WIB – Gempa magnitude 3,8 SR, pusat di sekitar Ternate.
  • 04:45 WIB – Gempa magnitude 4,2 SR, pusat di Pulau Mayau, Batang Dua, Maluku Utara.
  • 06:10 WIB – Gempa magnitude 2,5 SR, pusat di perbatasan Maluku Utara – Sulawesi Utara.
  • 08:20 WIB – Gempa magnitude 3,1 SR, pusat di kawasan Ternate.
  • 09:55 WIB – Gempa magnitude 3,6 SR, pusat di sekitar Manado.
  • 12:30 WIB – Gempa magnitude 2,2 SR, pusat di Pulau Mayau.
  • 14:45 WIB – Gempa magnitude 3,9 SR, pusat di Ternate.
  • 18:20 WIB – Gempa magnitude 3,0 SR, pusat di Manado.
  • 22:10 WIB – Gempa magnitude 2,8 SR, pusat di Maluku Utara.

Secara kumulatif, wilayah ini mengalami lebih dari dua ratus guncangan kecil hingga sedang, menandakan zona tektonik yang masih aktif. BMKG mengingatkan bahwa zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia melintasi bagian timur Indonesia, sehingga potensi gempa kuat tetap tinggi.

Selain potensi kerusakan bangunan, gempa juga dapat memicu bahaya sekunder seperti tanah longsor, terutama di daerah pegunungan dan lereng curam. Penduduk di daerah rawan longsor di sekitar Manado dan Ternate disarankan untuk memantau peringatan cuaca, karena hujan deras yang diprediksi dapat memperparah kondisi tanah.

Berikut beberapa langkah mitigasi yang dianjurkan oleh BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD):

  1. Pastikan pintu dan jendela dapat dibuka dengan mudah setelah gempa.
  2. Simpan perlengkapan darurat seperti senter, radio baterai, makanan tahan lama, dan air bersih.
  3. Hindari menggunakan lift dan periksa kerusakan struktural sebelum kembali ke dalam bangunan.
  4. Jika berada di luar ruangan, jauhi bangunan tinggi, tiang listrik, dan pohon besar.
  5. Laporkan kerusakan atau kejadian longsor kepada pihak berwenang sesegera mungkin.

Warga yang mengalami cedera ringan disarankan untuk segera mendapatkan pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Hingga saat penulisan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan infrastruktur yang signifikan.

BMKG terus memantau aktivitas seismik dan akan memperbaharui informasi secara berkala melalui situs resmi serta aplikasi seluler. Warga diharapkan tetap mengikuti peringatan resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Secara keseluruhan, gempa hari ini menegaskan kembali pentingnya kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan seismik Indonesia. Dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat dan koordinasi yang baik antara lembaga pemerintah dan masyarakat, dampak potensial dapat diminimalisir.

Penutup, otoritas setempat tetap menegaskan kesiapan tim SAR dan pemulihan darurat, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang, terinformasi, dan siap menghadapi kemungkinan gempa susulan di masa mendatang.

Leave a Comment