IPD – 20 April 2026 | UOB kembali menyoroti pergerakan pasangan mata uang EUR/USD yang sempat melesat ke level 1,1848 sebelum tiba-tiba berbalik turun. Ekonom UOB, Quek Ser Leang Lee dan Sue Ann, menilai lonjakan tersebut tidak berkelanjutan dan memproyeksikan pergerakan selanjutnya akan berada dalam kisaran sempit.
Ekonom UOB menekankan adanya dukungan kuat di level 1,1715 yang diyakini akan menahan tekanan jual lebih lanjut. Mereka menolak kemungkinan bahwa support utama di 1,1665 akan ditembus dalam waktu dekat, sehingga level tersebut dipandang masih berada di luar jangkauan harga saat ini.
Berikut adalah level-level penting yang diidentifikasi oleh UOB:
- Support kuat: 1,1715
- Support utama: 1,1665 (tidak diproyeksikan teruji)
- Resistance pertama: 1,1775
- Resistance kedua: 1,1800
UOB memperkirakan bahwa dalam jangka satu hingga tiga minggu ke depan, EUR/USD akan diperdagangkan antara 1,1665 dan 1,1840. Pada rentang tersebut, pergerakan di atas 1,1850 dipandang sulit tercapai, sementara pergerakan di bawah 1,1665 dianggap tidak realistis berdasarkan data teknikal terkini.
Pengamat juga mencatat bahwa ekspektasi sebelumnya pada akhir pekan lalu, yakni konsolidasi antara 1,1760 dan 1,1805, ternyata tidak tepat. Lonjakan ke 1,1848 melampaui perkiraan tersebut, namun pergerakan naik tidak berkelanjutan dan segera berbalik, menegaskan pentingnya mengamati level support dan resistance secara cermat.
UOB menambahkan bahwa meskipun ruang untuk pelemahan lebih lanjut masih ada, setiap penurunan di bawah level 1,1715 akan menghadapi tekanan beli yang signifikan. Kondisi pasar saat ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, namun kecenderungan utama mengarah pada fase konsolidasi dalam rentang yang telah disebutkan.
Para analis juga memperhatikan faktor eksternal yang dapat memengaruhi pasangan EUR/USD, termasuk kebijakan moneter bank sentral Eropa dan Federal Reserve, data inflasi, serta sentimen risiko global. Namun, dalam jangka pendek, teknikal menjadi penentu utama arah pergerakan.
UOB menekankan bahwa strategi perdagangan yang mengandalkan breakout ke atas 1,1850 atau penembusan di bawah 1,1665 masih dianggap berisiko tinggi. Sebaliknya, pendekatan yang mengutamakan perdagangan dalam range, dengan penempatan order buy di sekitar support 1,1715 dan order sell di sekitar resistance 1,1775 atau 1,1800, dianggap lebih selaras dengan kondisi pasar saat ini.
Secara keseluruhan, UOB menyimpulkan bahwa EUR/USD berada pada fase penyesuaian setelah lonjakan singkat yang tidak berkelanjutan. Dengan dukungan kuat di 1,1715 dan resistance yang belum teruji di atas 1,1775, pasangan mata uang ini diperkirakan akan beroperasi dalam rentang 1,1665‑1,1840 selama beberapa minggu ke depan.
Investor dan trader disarankan untuk memantau pergerakan harga secara ketat, terutama pada level-level kunci yang telah diidentifikasi. Penyesuaian posisi secara dinamis dan penggunaan stop loss yang tepat akan membantu mengelola risiko dalam kondisi pasar yang masih bergejolak ini.
