USD/CAD Bangkit ke 1,3833 Usai Empat Hari Penurunan, Dolar AS Menguat Menjelang Negosiasi AS‑Iran

IPD – 10 April 2026 | Pasangan mata uang USD/CAD kembali naik ke sekitar 1,3833 setelah menahan penurunan beruntun selama empat hari. Kenaikan ini dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (USD) yang diperdagangkan lebih tinggi menjelang pembicaraan antara Washington dan Tehran mengenai proposal perdamaian sepuluh poin.

Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama tercatat menguat 0,15 persen hingga mendekati level 98,95, menandakan sentimen pasar yang masih condong pada aset safe‑haven dalam suasana geopolitik yang belum pasti.

Negosiasi tersebut bermula dari inisiatif Iran yang pada awal pekan ini menyampaikan usulan sepuluh poin kepada Amerika Serikat sebagai dasar gencatan senjata permanen, setelah kedua belah pihak sepakat membuka kembali Selat Hormuz dan menetapkan jeda tembak selama dua minggu.

Di Amerika Serikat, para pelaku pasar menantikan rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Maret yang dijadwalkan pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB). Data inflasi ini menjadi indikator utama bagi ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve, karena pergerakan CPI dapat memicu penyesuaian suku bunga lebih lanjut.

Sementara itu, di Kanada fokus beralih ke data pasar tenaga kerja yang akan dipublikasikan pada waktu yang sama. Konsensus pasar memperkirakan penciptaan 15.000 lapangan pekerjaan baru pada bulan Maret, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan naik menjadi 6,8 persen, sedikit di atas level 6,7 persen pada Februari.

Berikut rangkuman data ekonomi yang menjadi sorotan:

  • Dolar AS menguat menjelang negosiasi AS‑Iran.
  • Data CPI AS Maret dijadwalkan 12:30 GMT.
  • Data tenaga kerja Kanada Maret diperkirakan menambah 15 ribu pekerjaan.
  • Pengangguran Kanada diproyeksikan 6,8%.

Dalam analisis teknikal, pasangan USD/CAD diperdagangkan di kisaran 1,3830 dengan bias jangka pendek yang beralih ke netral, sementara prospek jangka menengah tetap bullish. Garis rata‑rata eksponensial 20 hari (EMA 20) berada pada level datar sekitar 1,3824 setelah mengalami kenaikan hampir selama satu bulan.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) tercatat pada 53,6, sedikit di atas zona netral 50. Angka ini mengindikasikan momentum kenaikan yang masih konstruktif namun belum memasuki kondisi jenuh beli.

Level support terdekat terletak di zona dua‑minggu terendah sekitar 1,3800. Penembusan di bawah level ini dapat memicu koreksi lebih dalam menuju level terendah 3 Maret di 1,3752. Di sisi atas, resistance utama berada pada level terendah 2 April di 1,3870 dan puncak 31 Maret di 1,3967.

Catatan: Analisis teknikal ini disusun dengan bantuan alat kecerdasan buatan, yang membantu mempercepat proses pengolahan data pasar.

Indikator tenaga kerja Kanada, yang mengukur perubahan jumlah orang yang bekerja, memiliki implikasi langsung terhadap nilai dolar Kanada (CAD). Peningkatan tenaga kerja biasanya mendorong konsumsi domestik, memperkuat pertumbuhan ekonomi, dan pada gilirannya menambah tekanan pada Bank of Canada untuk menyesuaikan suku bunga. Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga dan melemahkan CAD.

Secara keseluruhan, pergerakan USD/CAD saat ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor geopolitik, data inflasi AS, dan laporan tenaga kerja Kanada. Jika data CPI AS menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, dolar AS berpotensi melanjutkan penguatannya, menekan CAD lebih jauh. Sebaliknya, bila data tenaga kerja Kanada melampaui ekspektasi, CAD dapat kembali menguat dan menstabilkan pasangan. Pelaku pasar disarankan memantau kedua kalender ekonomi tersebut serta perkembangan negosiasi perdamaian antara AS dan Iran sebelum mengambil keputusan trading.

Leave a Comment