IPD – 22 April 2026 | Ducati kembali menaruh harapan besar pada Marc Marquez menjelang seri keempat MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, yang dijadwalkan pada 24-26 April. General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna, menegaskan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut berada pada jalur pemulihan yang sempurna setelah mengalami cedera bahu serius pada akhir musim 2025. “Saya percaya dia akan berada dalam kondisi 100 persen saat tampil di Jerez,” ujar Dall’Igna dalam konferensi pers pra‑balapan.
Marc Marquez, yang dikenal dengan julukan “The Baby Alien”, memang sempat kehilangan beberapa balapan penting akibat cedera. Namun proses rehabilitasi yang dijalankan bersama tim medis Ducati menunjukkan perkembangan positif. CEO Ducati, Claudio Domenicali, menambahkan bahwa meskipun Marquez belum kembali ke performa puncak, timnya optimis bahwa sang rider akan kembali bersaing di barisan depan dalam waktu dekat.
Sebagai pembalap berusia 33 tahun, Marquez memiliki catatan manis di Jerez. Ia pernah meraih kemenangan di lintasan ini pada 2014, 2018, dan 2019, menjadikannya salah satu pembalap dengan tiga kemenangan terbanyak di MotoGP Spanyol, sejajar dengan Francesco Bagnaia. Rekor tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Ducati untuk menantang dominasi Aprilia yang dipimpin Marco Bezzecchi.
Saat ini, klasemen MotoGP 2026 menampilkan persaingan ketat. Marc Marquez berada di posisi kelima dengan total 45 poin, tertinggal 36 poin dari pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing). Berikut rangkuman poin utama setelah tiga seri pertama:
| Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|
| Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | 81 |
| Francesco Bagnaia | Ducati | 73 |
| Brad Binder | KTM | 68 |
| Joan Mir | Team Suzuki Ecstar | 54 |
| Marc Marquez | Ducati | 45 |
Meski belum mengangkat podium pada musim ini, Marquez tetap menjadi ancaman serius berkat pengalaman dan kecepatan di lintasan teknik seperti Jerez. Sesi sprint yang biasanya diadakan pada hari Sabtu juga diprediksi akan menambah intensitas persaingan, karena poin tambahan dapat memperkecil jarak dengan pemimpin.
Para analis menilai bahwa kondisi fisik Marquez sudah jauh membaik, namun faktor psikologis dan kepercayaan diri tetap menjadi variabel penting. Dall’Igna menegaskan tidak ada lagi kekhawatiran terkait kondisi fisik sang rider, sementara Domenicali menambahkan bahwa tim Ducati telah menyiapkan mesin yang dioptimalkan khusus untuk karakteristik Jerez, termasuk penyesuaian pada suspensi dan konfigurasi elektronik.
Jerez, yang dibuka pada 1984, dikenal dengan kombinasi tikungan cepat dan melengkung yang menuntut kestabilan mesin serta kontrol pengereman yang halus. Keberhasilan Marquez di sirkuit ini pada masa lalu menunjukkan kemampuannya mengatur tempo dan memanfaatkan slipstream di lintasan lurus. Jika Ducati berhasil menyalurkan tenaga mesin secara optimal, peluang Marquez untuk kembali ke podium, bahkan meraih kemenangan, menjadi sangat realistis.
Selain Marquez, kompetisi di Jerez juga akan melibatkan pembalap-pembalap berbakat seperti Joan Mir, Brad Binder, dan Alex Rins. Semua mata akan tertuju pada bagaimana Ducati mengatur strategi pit stop, pilihan ban, serta taktik overtaking selama balapan utama.
Dengan dukungan penuh dari manajemen dan tim teknis, serta tekad pribadi Marquez untuk membuktikan dirinya kembali di puncak, harapan besar pun mengiringi setiap persiapan menjelang akhir pekan balapan di Jerez. Semua indikator menunjukkan bahwa balapan ini dapat menjadi titik balik penting dalam perjalanan MotoGP 2026, baik bagi Ducati maupun sang legenda Spanyol.
