IPD – 11 April 2026 | Dalam laga yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026, Red Bull Salzburg harus menelan kekalahan mengejutkan 2-3 di kandang mereka, Red Bull Arena, setelah LASK mencetak gol kemenangan pada menit ke-95. Pertandingan yang semula seimbang berakhir dengan drama menit tambahan, menambah ketegangan dalam perebutan gelar Bundesliga Austria.
Sejak awal, LASK menunjukkan niat kuat untuk menguasai permainan. Pada menit ke-8, Modou Keba Cisse berhasil memanfaatkan umpan silang cepat dari Sascha Horvath dan mengirimkan bola ke sudut jauh gawang, membuka keunggulan tim asal Linz. Salzburg, meski menguasai bola secara signifikan, baru mampu menembus pertahanan LASK pada menit ke-28 ketika Frans Krätzig mengoper Karim Konate yang mengeksekusi gol keduanya, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pergeseran taktik terlihat pada babak pertama ketika pelatih LASK, Dietmar Kühbauer, menurunkan susunan pemain yang sama dengan kemenangan 4-1 melawan Wiener Austria. Sementara itu, Salzburg melakukan beberapa perubahan, termasuk masuknya Anrie Chase menggantikan Joane Gadou di lini belakang, serta kembalinya Stefan Lainer dan talenta muda Kerim Alajbegovic ke starting XI. Kapten Mads Bidstrup ditempatkan sebagai pemain terdalam dalam formasi diamond di depan pertahanan.
Kejadian penting lainnya muncul di menit ke-49 ketika Samuel Adeniran dari LASK menyundul bola ke gawang, diikuti peluang bagus pada menit ke-56 yang sayangnya tidak berbuah. Namun, pada menit ke-61, Adeniran berhasil memberikan umpan terobosan kepada Sasa Kalajdzic yang menembus pertahanan Salzburg dan mencetak gol ketiga, mengembalikan keunggulan LASK menjadi 2-1.
Babak kedua dimulai dengan tekanan dari kedua tim. Salzburg hampir menyamakan kedudukan kembali melalui peluang dari Karim Konate pada menit ke-68 yang sayangnya meleset, dan tembakan bebas Kerim Alajbegovic yang menabrak tiang gawang pada menit ke-79. Namun, keajaiban terjadi pada menit ke-91 ketika Maurits Kjaergaard, yang baru masuk sebagai pengganti, menembak dari luar kotak penalti dan menyeberangkan bola ke sudut kanan gawang, mengembalikan posisi menjadi imbang 2-2.
Ketegangan memuncak ketika, pada menit ke-95, Xavier Mbuyamba, pemain pengganti LASK, memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Alexander Schlager yang terjatuh di dalam kotak lima meter, dan melepaskan tembakan pertama dalam karir Liga Austria yang langsung mengarah ke gawang, memastikan kemenangan 3-2 untuk LASK.
Hasil ini memiliki dampak signifikan pada klasemen. LASK naik ke posisi kedua, hanya satu poin di belakang pemimpin Sturm Graz, sementara Salzburg turun ke posisi keempat dengan selisih empat poin dari pemuncak klasemen. Kekalahan ini menandai pertandingan keempat beruntun Salzburg dalam fase grup kejuaraan, dengan catatan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Secara taktis, keputusan pelatih Salzburg untuk menempatkan Didi Kühbauer sebagai pelatih (catatan: Didi Kühbauer adalah pelatih LASK) tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Substitusi di menit-menit akhir, terutama masuknya Kjaergaard, berhasil memulihkan kepercayaan diri, namun pertahanan yang rapuh pada menit-menit akhir memberi peluang bagi LASK untuk mencetak gol penentu.
Ke depan, Salzburg harus memperbaiki koordinasi lini belakang dan meningkatkan efektivitas serangan dalam situasi tekanan tinggi. Sementara itu, LASK dapat memanfaatkan momentum ini untuk terus menekan pemimpin liga dan memperkuat posisi mereka di puncak klasemen.
