IPD – 11 April 2026 | Sabtu dini hari (11/04/2026), Real Madrid terpaksa puas berbagi poin 1-1 melawan Girona di Santiago Bernabeu. Gol pertama datang dari Federico Valverde pada menit ke-51, namun satu babak kemudian Thomas Lemar menyamakan kedudukan. Hasil ini menambah tekanan pada Los Blancos yang kini berada enam poin di belakang pemimpin klasemen, Barcelona.
Di sisi lain, Barcelona masih menancapkan diri di puncak La Liga meski belum melaksanakan laga pekan ke-31. Tim asuhan Hansi Flick mencatat enam kemenangan dan lima kekalahan sejak Juli 2024, dengan catatan menonjol: 12 pertandingan pertama era Flick menelan kartu merah sebanyak sepuluh kali. Meskipun demikian, Barcelona berhasil mengumpulkan 76 poin, memimpin klasemen sementara.
Berikut rangkuman singkat performa kedua tim utama:
- Barcelona: 28 pertandingan, 22 menang, 4 seri, 2 kalah, 76 poin, selisih gol +45.
- Real Madrid: 31 pertandingan, 21 menang, 7 seri, 3 kalah, 70 poin, selisih gol +31.
- Girona: 31 pertandingan, 10 menang, 8 seri, 13 kalah, 38 poin, selisih gol -12.
Detail pertandingan Real Madrid vs Girona memperlihatkan dominasi penguasaan bola tuan rumah (61%). Tim tamu hanya menguasai 39% bola namun berhasil menahan serangan agresif Los Blancos. Federico Valverde membuka skor lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, namun Thomas Lemar menyeimbangkan melalui tembakan kaki kiri yang melesat mulus ke sudut kanan gawang.
Setelah gol, Real Madrid meningkatkan intensitas serangan. Vinícius Júnior, Kylian Mbappé, dan Jude Bellingham menciptakan beberapa peluang, namun belum mampu menambah angka. Upaya meminta penalti oleh Mbappé pada menit 78 ditolak setelah tinjauan VAR, menambah kekecewaan Los Blancos.
Di atas lapangan, Barcelona sedang menyiapkan strategi untuk melawan Espanyol di Camp Nou pada pekan yang sama. Jika Barcelona berhasil mengamankan tiga poin, jarak mereka dengan Real Madrid akan meluas menjadi sembilan poin, memperkuat posisi puncak mereka menjelang penutup musim.
Era Hansi Flick juga ditandai dengan masalah disiplin. Sejak Juli 2024, Barcelona telah bermain dengan sepuluh orang pada 12 laga karena kartu merah. Pemain yang paling sering terlibat antara lain Ferran Torres (kartu merah pertama pada pekan kelima La Liga 2025/2026), Eric Garcia (kartu merah melawan AS Monaco), serta Pau Cubarsi yang menerima kartu merah pada laga melawan Atletico Madrid di perempat final Liga Champions 2025/2026. Meskipun demikian, tim tetap mampu mempertahankan rekor kemenangan yang mengesankan.
Berikut data singkat mengenai kartu merah yang dialami Barcelona selama era Flick:
| Pertandingan | Pemain | Menit | Alasan |
|---|---|---|---|
| La Liga vs Real Madrid (12/01/2025) | Wojciech Szczesny | 56′ | Pelanggaran keras pada Kylian Mbappé |
| UCL vs Atletico Madrid (08/04/2026) | Pau Cubarsi | 45′ | Menjatuhkan Vangelis Pavlidis |
| La Liga vs Espanyol (15/09/2024) | Ferran Torres | 86′ | Injak kaki tinggi pada Yaser Asprilla |
Dengan catatan disiplin yang masih menjadi tantangan, Flick tampaknya mengandalkan kualitas teknis dan taktik untuk menutupi kekurangan. Sementara itu, Real Madrid harus menilai kembali pendekatan mereka di babak akhir musim, mengingat persaingan ketat dengan Barcelona dan ancaman dari tim-tim menengah klasemen yang kini mampu menahan gempuran Los Blancos.
Kesimpulannya, Barcelona tetap berada di puncak klasemen dengan keunggulan yang dapat melebar jika mereka mengalahkan Espanyol. Real Madrid, meski memiliki skuad bintang, harus mengatasi ketidakmampuan mencetak gol tambahan dan memperbaiki pertahanan agar tidak semakin terjauh dari sang rival. Pertarungan dua raksasa Spanyol ini menjanjikan drama akhir musim yang semakin intens, dengan setiap poin menjadi krusial bagi perburuan gelar La Liga.
