IPD – 19 Mei 2026 | Disnaker Kepri menyatakan siap mendukung pengembangan pekerjaan hijau (green jobs) yang inklusif di sektor ekonomi sirkular. Dukungan tersebut mengemuka dalam kegiatan Mini Workshop Perencanaan Intervensi GESI yang digelar di Politeknik Negeri Batam, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara TKDV Provinsi Kepulauan Riau, Proyek GESIT-GIZ, Bappenas, dan Politeknik Negeri Batam untuk menyusun konsep pelatihan penggerak komunitas bagi perempuan dan kelompok rentan dalam sektor ekonomi sirkular.
Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kepri, Suryadi, mengatakan transformasi dunia kerja saat ini tidak lagi hanya berbicara tentang penyerapan tenaga kerja semata, tetapi juga bagaimana menciptakan lapangan kerja baru yang ramah lingkungan dan inklusif. “Selain tanggung jawab terhadap pengangguran secara umum dan kebutuhan tenaga kerja industri, tantangan tenaga kerja perempuan, kelompok rentan, serta inklusivitas tenaga kerja pada industri ekonomi sirkular menjadi tantangan tersendiri. Karena itu dibutuhkan pendekatan yang kolaboratif,” jelas Suryadi.
Pengembangan green jobs harus dipersiapkan dari sekarang karena arah pembangunan nasional sudah mulai fokus pada transformasi ekonomi hijau. Dalam RPJMN 2025–2029, pemerintah menargetkan peningkatan proporsi tenaga kerja hijau nasional hingga 3,14 persen pada tahun 2029.
Sementara itu, Disnaker Medan menggelar Medan Rabu Walk-In Interview untuk membantu masyarakat mencari pekerjaan. Kegiatan ini merupakan program Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan yang digelar setiap hari Rabu. Beberapa perusahaan telah bergabung dalam kegiatan ini untuk membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat.
Di tempat lain, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran Rp125 miliar untuk pembiayaan BPJS Kesehatan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) agar cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah itu terjaga.
BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Muara Bungo juga menggelar sosialisasi intensif mengenai program dan manfaat jaminan sosial kepada Tenaga Pendamping Profesional Kementerian Desa wilayah Muara Bungo. Kegiatan ini dilakukan guna memperkuat pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kesimpulan, Disnaker Kepri dan beberapa instansi lainnya terus berupaya mendukung pengembangan green jobs dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memiliki akses yang lebih baik untuk mencari pekerjaan dan memiliki perlindungan yang memadai dalam menghadapi risiko kerja.
