IPD – 05 April 2026 | Pasangan mata uang AUD/JPY mencatat penurunan pada sesi perdagangan Eropa hari Rabu, dengan nilai tukar meluncur ke kisaran 110,85. Penurunan ini dipicu oleh data inflasi Australia yang lebih lemah dari ekspektasi pasar serta ketidakpastian yang terus mengemuka di kawasan Timur Tengah terkait ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Meskipun demikian, analis tetap menilai bahwa dalam jangka pendek masih terdapat bias bullish yang tipis, berkat dukungan teknikal yang masih berada di atas rata‑rata bergerak eksponensial (EMA) 100‑hari.
Data terbaru yang dirilis oleh Biro Statistik Australia (ABS) menunjukkan indeks harga konsumen (IHK) tahun‑ke‑tahun pada bulan Februari naik 3,7 persen, lebih rendah dari 3,8 persen pada bulan sebelumnya dan berada di bawah konsensus pasar sebesar 3,8 persen. Sementara itu, perubahan IHK bulanan mencatat 0 persen, turun dari 0,4 persen pada bulan Januari dan sejalan dengan perkiraan analis. Penurunan inflasi ini menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA), sehingga menekan nilai Dolar Australia terhadap mata uang lainnya, termasuk Yen Jepang.
Di sisi geopolitik, militer Iran mengumumkan peluncuran rudal ke arah Israel serta pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika di wilayah Kuwait, Yordania, dan Bahrain. Aksi tersebut terjadi bersamaan dengan upaya diplomatik Amerika Serikat yang mengirimkan daftar 15 poin kepada Tehran untuk meredakan konflik di Timur Tengah. Ketegangan yang berlarut‑larut dapat meningkatkan permintaan terhadap aset safe‑haven seperti Yen, yang pada gilirannya menambah tekanan jual pada pasangan AUD/JPY. Namun, apabila ketegangan mereda, potensi pemulihan nilai AUD dapat mengurangi tekanan penurunan.
Analisis teknikal pada grafik harian menampilkan beberapa poin penting. Pertama, harga masih berada di atas EMA 100‑hari yang berada di sekitar 106,90, menandakan bahwa tren jangka panjang masih mengarah naik. Kedua, indikator Relative Strength Index (RSI) telah berbalik dari zona overbought ke level sekitar 40‑an, mengindikasikan pendinginan momentum bullish tanpa adanya sinyal penjualan yang kuat. Support terdekat terletak di zona swing terbaru sekitar 110,00, dengan level support lebih dalam di 109,20 dan zona 108,00 yang berfungsi sebagai lantai tambahan sekaligus menjaga EMA 100‑hari. Di sisi atas, resistance pertama berada di level tertinggi terbaru sekitar 113,20, diikuti oleh level 114,50 jika tekanan beli kembali menguat.
- Harga AUD/JPY diperdagangkan di 110,85 pada awal sesi Eropa.
- Data inflasi Australia lebih rendah dari perkiraan, menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga.
- Ketegangan AS‑Iran meningkatkan permintaan safe‑haven Yen.
- Bias jangka pendek masih sedikit bullish berkat EMA 100‑hari dan struktur tren naik.
- Support kunci: 110,00 – 109,20 – 108,00; Resistance: 113,20 – 114,50.
Secara makro, pergerakan AUD/JPY mencerminkan interaksi antara kebijakan moneter Australia, dinamika geopolitik Timur Tengah, dan sentimen risiko global. Jika inflasi Australia terus menunjukkan tekanan ke bawah, RBA kemungkinan akan mempertahankan kebijakan akomodatifnya, yang dapat menurunkan nilai AUD lebih lanjut. Sebaliknya, jika ketegangan antara AS dan Iran mereda, Yen mungkin kehilangan status safe‑haven, memberi ruang bagi AUD untuk kembali menguji level resistance di atas 113,20.
Investor yang memegang posisi pada AUD/JPY disarankan untuk memperhatikan data ekonomi Australia yang akan datang, terutama laporan tenaga kerja dan indikator manufaktur, serta perkembangan diplomatik di Timur Tengah. Penggunaan stop‑loss di sekitar level 108,00 dapat melindungi dari penurunan tajam, sementara target profit di 113,20 atau 114,50 dapat dipertimbangkan bila momentum bullish kembali terbangun.
Kesimpulannya, meskipun pasangan AUD/JPY berada di bawah level 111,00 dan menunjukkan tekanan jual akibat data inflasi yang lemah serta ketegangan geopolitik, struktur teknikal masih mendukung bias bullish ringan. Pemantauan terus‑menerus terhadap data ekonomi Australia dan dinamika politik di Timur Tengah akan menjadi kunci untuk menentukan arah selanjutnya.
