Analisis UOB: EUR/USD Diprediksi Naik dalam Kisaran 1,1490–1,1620 dalam 1‑3 Minggu ke Depan

IPD – 04 April 2026 | Para analis dari United Overseas Bank (UOB), Quek Ser Leang dan Lee Sue Ann, memberikan pandangan optimis terhadap pasangan mata uang Euro versus Dolar Amerika (EUR/USD). Menurut mereka, pergerakan tajam yang terjadi pada sesi akhir New York baru-baru ini menandakan potensi kelanjutan kenaikan, meskipun masih berada dalam batasan kisaran yang cukup ketat.

Rebound yang terjadi pada EUR/USD dimulai ketika nilai tukar turun ke level 1,1446, kemudian secara mendadak melesat ke puncak 1,1563 dalam satu sesi perdagangan. Lonjakan tersebut, meskipun tampak berlebihan pada awalnya, dianggap sebagai sinyal bahwa tekanan jual telah berkurang dan momentum naik mulai menguat. Analis UOB menilai bahwa pergerakan ke atas masih memiliki ruang hingga 1,1595, dengan level 1,1620 menjadi titik resistensi kuat yang belum dapat ditembus.

Dalam jangka pendek, yaitu satu hingga tiga minggu ke depan, Quek dan Lee memperkirakan adanya peningkatan momentum bullish yang masih bersifat tentatif. Mereka menekankan bahwa setiap kenaikan nilai tukar pada saat ini harus dipandang sebagai bagian dari kisaran perdagangan yang lebih luas, yaitu antara 1,1490 di sisi support dan 1,1620 di sisi resistensi. Jika EUR/USD mampu tetap berada di atas level 1,1520, support minor di 1,1540 akan berperan sebagai bantalan tambahan untuk menjaga kesinambungan tren naik.

Namun, para analis juga mengingatkan bahwa meskipun outlook jangka pendek tampak positif, terdapat faktor fundamental yang dapat mempengaruhi pergerakan jangka panjang. Data historis menunjukkan bahwa EUR/USD pernah menembus level 1,1390, yang menjadi zona support penting pada periode sebelumnya. Oleh karena itu, penurunan tajam yang kembali menguji level tersebut tetap menjadi risiko yang harus diwaspadai oleh pelaku pasar.

Berikut rangkuman level teknikal utama yang diidentifikasi oleh tim UOB:

LevelKeterangan
1,1446Level terendah sebelum rebound
1,1490Support utama dalam kisaran
1,1520Support minor penting untuk menjaga momentum
1,1540Support tambahan di dalam kisaran
1,1563Puncak rebound terbaru
1,1595Target kenaikan jangka pendek
1,1620Resistensi kuat yang belum terpaksa ditembus
1,1390Support jangka panjang yang pernah diuji

Strategi yang disarankan oleh UOB bagi trader dan investor meliputi pemantauan ketat pada level support 1,1520 serta penggunaan stop‑loss di sekitar 1,1480 untuk melindungi posisi jika terjadi pembalikan arah yang tidak terduga. Di sisi lain, penempatan take‑profit pada level 1,1595 atau bahkan 1,1620 dapat memberikan peluang keuntungan optimal, dengan catatan bahwa pergerakan harga tetap berada dalam batasan kisaran yang telah ditetapkan.

Secara keseluruhan, pandangan UOB menegaskan bahwa EUR/USD berada pada fase peningkatan yang terkontrol, di mana setiap langkah naik harus dilihat dalam konteks kisaran 1,1490–1,1620. Meskipun terdapat kemungkinan penurunan menuju 1,1390 pada horizon yang lebih panjang, faktor teknikal saat ini memberikan sinyal bahwa Euro masih memiliki ruang untuk menguji level resistensi di atas 1,1600 dalam beberapa minggu ke depan.

Investor yang ingin memanfaatkan peluang ini disarankan untuk tetap memperhatikan data ekonomi utama, seperti keputusan kebijakan moneter Federal Reserve dan European Central Bank, yang dapat memberikan tekanan tambahan baik ke arah kenaikan maupun penurunan. Keseimbangan antara analisis teknikal dan fundamental akan menjadi kunci dalam mengelola risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan pada pasangan EUR/USD.

Dengan demikian, meskipun pasar masih beroperasi dalam rentang terbatas, bias bullish yang diungkapkan oleh Quek Ser Leang dan Lee Sue Ann memberikan gambaran positif bagi pelaku pasar yang siap mengantisipasi pergerakan selanjutnya.

Leave a Comment