IPD – 29 Maret 2026 | Di tengah persaingan ketat pasar smartphone kelas menengah pada tahun 2026, konsumen Indonesia semakin menuntut perangkat yang tidak hanya mendukung jaringan 5G, tetapi juga mampu menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya premium. Menjawab kebutuhan ini, lima model terbaru dari Xiaomi dan dua model unggulan Samsung hadir dengan sistem Optical Image Stabilization (OIS) yang terjangkau, menawarkan hasil foto tajam dan video yang stabil bahkan dalam kondisi cahaya rendah.
Berikut ulasan lengkap mengenai ketujuh perangkat yang menjadi pilihan utama para pengguna yang menginginkan performa kamera handal sekaligus konektivitas 5G cepat.
1. Xiaomi Redmi Note 13 Pro 5G
Redmi Note 13 Pro 5G menampilkan sensor utama 64 MP dengan OIS, dipadukan dengan lensa ultra-wide 8 MP dan macro 2 MP. Hasil foto menampilkan detail tajam, warna natural, serta noise yang rendah pada pencahayaan redup. Perangkat ini dilengkapi dengan baterai 5.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 67W, serta chipset MediaTek Dimensity 8200 yang memastikan kecepatan jaringan 5G stabil.
2. Xiaomi Mi 13 Lite 5G
Mi 13 Lite 5G membawa inovasi kamera OIS pada sensor utama 48 MP, bersinergi dengan sensor telephoto 5 MP dengan OIS ganda. Kombinasi ini memungkinkan zoom optik hingga 3x tanpa kehilangan kejernihan. Ditenagai baterai 4.800 mAh dengan pengisian 55W, ponsel ini menawarkan durasi pakai yang cukup lama untuk sesi perekaman video berjam‑jam.
3. Xiaomi Poco X5 Pro 5G
Poco X5 Pro 5G menonjolkan kamera utama 108 MP yang dilengkapi OIS, menyiapkan ruang bagi para kreator konten yang mengandalkan resolusi tinggi. Lensa ultra-wide 13 MP menambah fleksibilitas fotografi lanskap. Ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 1, perangkat ini menjamin performa gaming serta streaming 5G tanpa lag.
4. Xiaomi Redmi 12C 5G
Meskipun berada pada segmen entry‑level, Redmi 12C 5G mengusung kamera utama 50 MP dengan OIS, sebuah langkah berani yang jarang ditemui di kelas harga di bawah Rp3 jutaan. Baterai 5.200 mAh dengan pengisian 33W memastikan perangkat tetap hidup seharian penuh.
5. Xiaomi Mi 13 Ultra 5G (Varian Ekonomis)
Varian ekonomis Mi 13 Ultra 5G hadir dengan kamera utama 64 MP + OIS, serta sensor periskop 12 MP yang juga dilengkapi OIS untuk hasil zoom yang stabil. Fitur ini biasanya hanya ditemukan pada model flagship, namun Mi 13 Ultra berhasil menurunkan harga tanpa mengorbankan kualitas.
6. Samsung Galaxy A25 5G
Samsung Galaxy A25 5G, yang masuk dalam rekomendasi HP 5G murah mulai Rp2 jutaan, menyuguhkan kamera utama 50 MP dengan OIS. Kombinasi ini memungkinkan pengguna mengambil foto dalam kondisi cahaya kurang optimal dengan hasil yang tidak blur. Ditenagai baterai 5.100 mAh dan dukungan pengisian cepat 25W, perangkat ini cocok bagi mereka yang mengutamakan mobilitas.
7. Samsung Galaxy M54 5G
Galaxy M54 5G melengkapi kamera utama 64 MP + OIS, serta lensa ultra-wide 12 MP. Sistem OIS pada sensor utama membantu mengurangi goyangan tangan saat merekam video 4K pada 30 fps. Baterai 5.500 mAh dengan teknologi pengisian cepat 45W memastikan sesi perekaman tidak terhenti karena daya habis.
Perbandingan Ringkas Spesifikasi Utama
| Model | Sensor Utama (MP) | OIS | Baterai (mAh) | Pengisian Cepat | Harga Perkiraan (IDR) |
|---|---|---|---|---|---|
| Xiaomi Redmi Note 13 Pro 5G | 64 | Ya | 5.000 | 67W | Rp2.899.000 |
| Xiaomi Mi 13 Lite 5G | 48 | Ya (dual) | 4.800 | 55W | Rp3.199.000 |
| Xiaomi Poco X5 Pro 5G | 108 | Ya | 5.200 | 33W | Rp3.499.000 |
| Xiaomi Redmi 12C 5G | 50 | Ya | 5.200 | 33W | Rp2.199.000 |
| Xiaomi Mi 13 Ultra 5G (Ekonomis) | 64 | Ya | 5.100 | 45W | Rp3.799.000 |
| Samsung Galaxy A25 5G | 50 | Ya | 5.100 | 25W | Rp2.499.000 |
| Samsung Galaxy M54 5G | 64 | Ya | 5.500 | 45W | Rp3.099.000 |
Ketujuh perangkat di atas tidak hanya menawarkan konektivitas 5G yang stabil, namun juga mengintegrasikan OIS pada sensor utama dengan harga yang bersahabat. Hal ini menjadikan mereka pilihan tepat bagi pengguna yang mengutamakan kualitas foto dan video tanpa harus berinvestasi pada flagship premium.
Secara keseluruhan, tren penurunan harga teknologi OIS pada segmen menengah tahun 2026 menandakan kemajuan industri smartphone Indonesia. Konsumen kini dapat menikmati hasil foto tajam, video stabil, dan jaringan 5G cepat dalam satu paket yang terjangkau, membuka peluang lebih luas bagi kreator konten lokal serta pengguna harian yang menginginkan performa visual unggul.
