IPD – 26 Maret 2026 | Samsung resmi meluncurkan Galaxy A57 5G pada 26 Maret 2026, memperkenalkan ponsel kelas menengah dengan kombinasi desain premium, performa tangguh, dan rangkaian fitur kecerdasan buatan yang sebelumnya hanya ditemui pada flagship. Perangkat ini menargetkan konsumen yang menginginkan pengalaman modern tanpa harus menanggung harga premium.
Desain Galaxy A57 5G menjadi salah satu nilai jual utama. Dengan ketebalan hanya 6,9 mm dan berat 179 gram, ponsel ini terasa sangat ramping dan ringan meski dibekali baterai berkapasitas 5 000 mAh. Layar Super AMOLED+ berukuran 6,7 inch dilengkapi panel dengan refresh rate 120 Hz, kecerahan puncak mencapai 1 900 nits, serta teknologi Vision Booster yang menjamin tampilan tetap jernih di segala kondisi cahaya. Bagian depan dan belakang dilindungi Gorilla Glass Victus+, sementara rangka menggunakan aluminium, menambah kesan premium dan daya tahan. Sertifikasi IP68 memberikan perlindungan terhadap debu dan air, menjadikan perangkat ini cocok untuk penggunaan harian yang aktif.
Dari sisi internal, Galaxy A57 5G ditenagai chipset Exynos 1680 buatan Samsung dengan proses fabrikasi 4 nm. SoC ini menyatukan satu core Cortex‑A720 berkecepatan 2,9 GHz, empat core Cortex‑A720 2,6 GHz, dan tiga core Cortex‑A520 1,95 GHz, dipadukan GPU Samsung Xclipse 550. Memori LPDDR5X meningkatkan kecepatan multitasking, sedangkan penyimpanan internal tersedia dalam varian 128 GB atau 256 GB dengan dukungan microSD. Pada benchmark AnTuTu versi 11, perangkat mencatat total poin antara 1,2 hingga 1,3 juta, dengan skor CPU sekitar 500 ribu poin, GPU 386 ribu, memori 210 ribu, dan UX 284 ribu, menunjukkan peningkatan performa sekitar 15 % dibandingkan generasi sebelumnya.
Kamera utama 50 MP dipadukan dengan Image Signal Processor (ISP) terbaru menghasilkan foto tajam dan detail dalam berbagai kondisi pencahayaan. Fitur Nightography yang dioptimalkan dengan AI memberikan hasil gambar dan video yang bersih bahkan di lingkungan minim cahaya. Selain sensor utama, terdapat lensa ultra‑wide 12 MP dan makro 5 MP, membentuk sistem triple‑camera yang mendukung AI Subject Recognition, Scene Optimization, serta fitur kreatif seperti Object Eraser dan Best Face untuk foto grup.
Bagian perangkat lunak, Samsung mengintegrasikan “Awesome Intelligence” pada One UI 8.5. Fitur‑fitur AI meliputi Voice Transcription yang otomatis mengubah rekaman suara menjadi teks, AI Select yang mengekstrak konten penting hanya dengan sentuhan panjang, serta integrasi asisten Bixby dan Google Gemini untuk interaksi berbasis bahasa natural. Pengguna dapat mengedit foto, menghapus objek mengganggu, atau menerjemahkan percakapan secara real‑time, menjadikan ponsel ini asisten digital yang handal.
Keunggulan lain yang patut diperhatikan adalah jaminan pembaruan perangkat lunak selama enam tahun, mencakup update sistem operasi Android serta pembaruan keamanan. Kebijakan ini menegaskan komitmen Samsung untuk memperpanjang umur pakai perangkat, sebuah langkah yang jarang ditemui pada segmen menengah.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Dimensi & Berat | 6,9 mm / 179 g |
| Layar | Super AMOLED+ 6,7″ 120 Hz, 1900 nits |
| Chipset | Exynos 1680 (4 nm) Octa‑core |
| GPU | Samsung Xclipse 550 |
| Memori | LPDDR5X, 8 GB/12 GB RAM |
| Penyimpanan | 128 GB/256 GB, microSD slot |
| Kamera | Triple: 50 MP (utama) + 12 MP ultra‑wide + 5 MP macro |
| Baterai | 5 000 mAh, Super Fast Charging |
| Ketahanan | Gorilla Glass Victus+, aluminium frame, IP68 |
| Software | One UI 8.5, Android 14, AI Awesome Intelligence |
| Pembaruan | 6 tahun update OS & keamanan |
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A57 5G menandai langkah strategis perusahaan dalam mendemokratisasikan teknologi AI dan fitur flagship ke segmen menengah. Desain tipis, layar halus, performa kuat, serta dukungan pembaruan jangka panjang menjadikan perangkat ini pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kualitas dan ketahanan dalam jangka panjang.
