IPD – 13 April 2026 | Sabtu (12 April 2026) malam di Estadi Mallorca Son Moix, Rayo Vallecano menjadi korban telak dalam laga La Liga pekan ke-30. Tim tuan rumah, RCD Mallorca, menorehkan kemenangan meyakinkan 3-0 berkat aksi menakjubkan penyerang asal Kosovo, Vedat Muriqi. Hasil ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Mallorca, tetapi juga menandai pencapaian sejarah bagi Muriqi yang menjadi pencetak gol terbanyak klub dalam sejarah kompetisi liga Spanyol.
Garis besar pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari Mallorca. Dalam enam menit pertama, Muriqi berhasil memanfaatkan umpan silang yang tepat dari gelandang tengah dan menegakkan bola ke gawang Rayo Vallecano, membuka keunggulan 1-0. Tekanan terus berlanjut, dan pada menit ke-27, Muriqi kembali menemukan jaringan gawang lawan lewat tendangan jarak menengah yang menaklukkan kiper tamu, menjadikan skor 2-0 sebelum jeda babak pertama berakhir.
Setelah jeda, Mallorca tidak berhenti melanjutkan dominasi. Pada menit ke-55, gelandang serang Mallorca menambah satu gol lagi setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan Rayo Vallecano. Gol ketiga ini menegaskan kemenangan tanpa balas dan menutup skor akhir 3-0.
Penampilan Muriqi pada malam itu menambah catatan pribadi yang mengesankan. Sebelum pertandingan, ia telah mencatat 19 gol dalam 29 penampilan La Liga musim 2025/26, mencetak rekor pribadi tertinggi dalam kariernya. Brace cepat yang ia cetak melampaui angka 20 gol untuk musim ini, menjadikannya pencetak gol terbanyak di liga pada fase tersebut dan mengukuhkan posisinya di papan peringkat pencetak gol bersama pemain-pemain elit lainnya.
Pencapaian tersebut melampaui rekor lama klub. Sebelumnya, Samuel Eto’o dan Daniel Güiza memegang posisi teratas dalam catatan gol Mallorca di La Liga. Dengan gol ke-20, Muriqi menorehkan nama baru dalam sejarah klub, menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Mallorca di kompetisi tertinggi Spanyol. Pencapaian ini mendapat sorakan meriah dari suporter Mallorca yang mengibarkan bendera dan chant sepanjang malam.
Berikut adalah tabel singkat perbandingan pencetak gol terbanyak Mallorca di La Liga hingga kini:
| Pemain | Gol | Musim |
|---|---|---|
| Samuel Eto’o | 19 | 2004/05 |
| Daniel Güiza | 19 | 2007/08 |
| Vedat Muriqi | 20 | 2025/26 |
Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan moral tim, tetapi juga memberikan dorongan signifikan bagi ambisi Mallorca menembus zona Liga Champions. Dengan tiga poin tambahan, klub kini berada di posisi ketiga klasemen, selisih tipis dari dua tim teratas. Manajer Mallorca, yang belum disebutkan namanya dalam laporan, menyatakan kepuasannya atas performa kolektif dan menekankan pentingnya konsistensi dalam sisa pertandingan.
Selain aspek teknis, kemenangan ini juga memperkuat ikatan emosional antara pemain dan pendukung. Muriqi, yang dikenal sebagai striker target man berpostur tinggi, berhasil menampilkan kombinasi kekuatan fisik, kecepatan gerakan, dan penyelesaian akhir yang klinis. Fans menganggapnya sebagai simbol kebangkitan Mallorca setelah beberapa musim menengah yang kurang memuaskan.
Dengan catatan baru ini, Muriqi diprediksi akan menjadi kandidat utama untuk penghargaan Pichichi pada akhir musim, bersaing dengan pemain-pemain bintang seperti Kylian Mbappé yang saat ini memimpin klasemen pencetak gol La Liga. Pengamat sepak bola menilai bahwa performa konsisten Muriqi dapat menginspirasi generasi muda di Mallorca dan meningkatkan popularitas sepak bola di Kepulauan Balearic.
Kesimpulannya, kemenangan 3-0 atas Rayo Vallecano menandai babak baru dalam sejarah RCD Mallorca. Vedat Muriqi tidak hanya menambah koleksi gol pribadi, tetapi juga menorehkan nama dalam catatan sejarah klub sebagai pencetak gol terbanyak di La Liga. Prestasi ini memberikan harapan baru bagi pendukung dan menegaskan ambisi Mallorca untuk bersaing di papan atas kompetisi domestik.
