IPD – 17 April 2026 | Gary Lineker, mantan penyerang Inggris sekaligus presenter televisi, baru-baru ini membuka topik yang mengejutkan para penggemar media sosial: mengapa Cristiano Ronaldo memutuskan untuk unfollow akun Instagramnya. Dalam episode terbaru The Rest Is Football Podcast, Lineker menyatakan bahwa keputusan sang bintang Portugal dipicu oleh pernyataannya yang terbuka mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa.
Menurut Lineker, ia tidak melakukan hal yang dapat menyinggung Ronaldo secara pribadi. Namun, ia menegaskan bahwa ia selalu jujur dalam menilai Lionel Messi sebagai pemain yang lebih unggul. “Dia tidak terlalu menyukai saya, Cristiano Ronaldo. Saya tidak membuatnya kesal dengan apa pun yang saya katakan tentang dirinya,” ujar Lineker, mengutip pernyataannya di podkas tersebut. “Selain fakta bahwa saya jujur dan merasa secara keseluruhan Messi adalah pemain yang lebih baik, dia berhenti mengikuti saya di Instagram. Saya akan bisa menerimanya.”
Pernyataan tersebut memicu tawa di antara rekan-rekan Lineker, Alan Shearer dan Micah Richards, yang langsung menanggapi dengan candaan. Lineker pun menambahkan permintaan bersahabat: “Tolong Cristiano, telepon saya. Mari berteman lagi.”
Diskusi mengenai siapa yang lebih baik antara Messi dan Ronaldo memang telah menjadi perdebatan klasik dalam dunia sepak bola selama hampir dua dekade. Kedua legenda tersebut bersaing dalam meraih Ballon d’Or, dengan Messi mengantongi delapan penghargaan dan Ronaldo lima. Meskipun Ronaldo memimpin dalam jumlah gol total—lebih dari 960 gol dibandingkan 914 gol Messi—Lineker tetap memihak Messi dalam penilaiannya.
Berikut ini ringkasan statistik utama yang sering menjadi bahan perdebatan:
| Pemain | Ballon d’Or | Gol Karier | Penghargaan Lain |
|---|---|---|---|
| Lionel Messi | 8 | 914 | 6 Golden Shoes, 4 UEFA Champions League |
| Cristiano Ronaldo | 5 | 967 | 7 Golden Shoes, 5 UEFA Champions League |
Lineker mengakui bahwa pilihan pribadi dan rasa hormat terhadap prestasi masing-masing pemain memengaruhi penilaiannya. Ia bahkan menyebutkan bahwa jika tidak ada cedera, Ronaldo Brasil (Ronaldo Nazário) mungkin akan masuk dalam daftar “Mount Rushmore” sepak bola yang ia susun, bersama Pelé, Maradona, dan Messi.
Ronaldo sendiri tidak tinggal diam. Dalam sebuah wawancara televisi pada Februari tahun lalu, ia menegaskan keunggulannya secara numerik. “Saya adalah pemain paling lengkap dalam sejarah sepak bola. Saya mencetak gol dengan kepala, kaki kanan, kaki kiri, tendangan bebas, dan penalti,” ujar Ronaldo, menyoroti jumlah golnya yang menembus rekor sejarah.
Hubungan antara Lineker dan Ronaldo memang tidak selalu mulus, terutama ketika Lineker secara terbuka menyatakan dukungannya pada Messi. Meski begitu, Lineker menegaskan bahwa tidak ada permusuhan pribadi yang mendalam. “Saya selalu menyukainya. Saya telah bertemu dengannya berkali-kali,” katanya sambil menambahkan bahwa ia siap menerima keputusan Ronaldo untuk unfollow.
Perdebatan Messi vs Ronaldo tetap menjadi sorotan utama menjelang Piala Dunia 2026, dimana kedua bintang tersebut diprediksi akan kembali tampil di panggung global. Bagi para pengamat, sikap Ronaldo yang men-unfollow akun Lineker dapat menjadi indikator betapa sensitifnya topik ini bagi para pemain top dunia.
Kesimpulannya, tindakan Cristiano Ronaldo unfollow akun Instagram Gary Lineker bukan sekadar aksi impulsif di media sosial, melainkan refleksi dari ketegangan yang melekat pada rivalitas Messi‑Ronaldo yang telah melanda dunia sepak bola selama bertahun‑tahun. Sementara Lineker tetap berpegang pada pendapatnya, Ronaldo tampaknya memilih untuk mengurangi interaksi digital dengan pihak yang tidak sejalan pandangannya.
