IPD – 03 April 2026 | Uwinfly kembali menggebrak pasar motor listrik Indonesia dengan meluncurkan model terbarunya, M110G, yang dibanderol mulai Rp13,9 juta. Motor ini mengusung kombinasi desain retro ala Vespa dan teknologi tenaga listrik mutakhir, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan gaya klasik sekaligus performa modern.
Berbasis motor listrik berdaya 3000 watt, M110G mampu menghasilkan kecepatan maksimum antara 75‑80 km/jam, cukup untuk penggunaan harian di perkotaan maupun perjalanan lintas kota. Ditenagai baterai berkapasitas 72 V 20 Ah, motor ini menawarkan jarak tempuh antara 65‑100 km per pengisian tergantung kondisi jalan dan gaya mengemudi. Salah satu keunggulan utama yang ditonjolkan produsen adalah sistem fast charging: dengan mode auto cut‑off, baterai dapat terisi hingga 80 % hanya dalam 2,5 jam, sehingga mengurangi waktu henti dan meningkatkan produktivitas pengendara.
Desain M110G menampilkan ciri khas Vespa dengan lampu bulat LED, bodi bervolume yang elegan, serta rangka kuat yang dilapisi cat metalik. Pada bagian instrumen, motor ini dilengkapi panel digital berwarna kontras yang menampilkan kecepatan, sisa daya, serta mode berkendara. Fitur kenyamanan meliputi port USB tipe‑C, bagasi berkapasitas 17 liter, serta jok berlapis busa empuk yang cocok untuk perjalanan jauh.
Segi keamanan juga tidak kalah penting. M110G dilengkapi rem cakram hidrolik di depan dan belakang, sistem anti‑roll‑back, serta fungsi natural brake flow yang memberikan pengereman halus tanpa mengunci roda. Selain itu, motor ini memiliki sistem alarm terpadu, tombol parkir, dan sertifikasi IP67 yang menjamin perlindungan terhadap debu dan cipratan air, cocok untuk kondisi cuaca tropis Indonesia.
Jika dibandingkan dengan kompetitor sekelas, United C2000 menawarkan tenaga 3800 watt dan dua opsi baterai yang dapat menempuh hingga 185 km, namun dengan harga yang sedikit lebih tinggi di kisaran Rp13,9‑15 juta. Viar EV1, dengan daya 1000 watt, menargetkan segmen entry‑level dengan kecepatan 50‑55 km/jam dan jarak tempuh 70‑80 km. Sementara Uwinfly T5, pendahulu M110G, menggunakan dinamo 2000 watt, kecepatan maksimum 65‑75 km/jam, dan jarak tempuh 65‑100 km. M110G hadir sebagai evolusi yang menambah daya 3000 watt, meningkatkan kecepatan, serta menambah fitur fast charging yang belum dimiliki T5.
Model ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pekerja lintas kota dan kabupaten yang mengandalkan kendaraan listrik sebagai solusi hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Dengan satu kali pengisian mampu menempuh jarak yang mencakup rute harian serta perjalanan singkat antar kota, M110G menjadi alternatif yang kompetitif dibandingkan kendaraan konvensional ber‑bensin.
Selain keunggulan teknis, Uwinfly menegaskan komitmen pada ekosistem pengisian listrik dengan menggelar jaringan titik layanan cepat (fast‑charging stations) di beberapa kota besar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran “range anxiety” dan mempercepat adopsi motor listrik di kalangan masyarakat luas.
Ke depan, produsen berencana menambah varian warna serta opsi paket premium yang mencakup sistem navigasi terintegrasi dan konektivitas Bluetooth untuk monitoring baterai secara real‑time. Dengan dukungan pemerintah yang terus memberikan subsidi hingga Rp7 juta untuk motor listrik, harga akhir M110G diperkirakan dapat turun lebih kompetitif, memperluas pangsa pasar di segmen menengah‑atas.
Secara keseluruhan, Uwinfly M110G menyajikan perpaduan desain retro yang memikat, performa listrik 3000 watt yang tangguh, serta sistem pengisian cepat yang memudahkan aktivitas harian. Motor ini tidak hanya menambah pilihan bagi konsumen yang mengutamakan gaya, tetapi juga menjadi bagian penting dalam transisi Indonesia menuju mobilitas berkelanjutan.
