IPD – 13 Mei 2026 | Universitas Sebelas Maret (UNS) secara resmi meluncurkan lima program studi (prodi) baru dalam Seleksi Mandiri 2026. Prodi-prodi baru tersebut mencakup bidang bahasa, ekonomi syariah, pangan, perpustakaan dan informasi, hingga teknologi informasi dan kecerdasan artifisial (AI). Rektor UNS, Hartono, mengumumkan pembukaan prodi baru ini dalam peluncuran Seleksi Mandiri UNS 2026 pada Senin, 11 Mei 2026.
Menurut Hartono, langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap cepatnya perubahan global. Ia berharap prodi-prodi baru ini dapat membantu UNS menghadapi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan di universitas. Prodi-prodi baru ini diharapkan dapat membuka peluang karier yang lebih luas bagi lulusan UNS, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain membuka prodi baru reguler, UNS juga memperluas program Kelas Internasional. Tahun ini, terdapat tiga tambahan prodi untuk Kelas Internasional UNS, yaitu Program Internasional ini melengkapi prodi kelas internasional yang sebelumnya sudah tersedia di enam prodi, yaitu S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Ekonomi Pembangunan, S1 Kedokteran, S1 Teknik Sipil, dan S1 Teknik Kimia.
UNS menyebut pengembangan kelas internasional dilakukan untuk memperkuat jejaring akademik global sekaligus menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS 2026 mulai dibuka pada 11 Mei 2026 pukul 15.00 WIB. Informasi lengkap terkait jadwal, alur, hingga mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UNS di https://spmb.uns.ac.id/.
Saat ini, UNS memiliki total 102 program studi reguler yang terdiri dari berbagai bidang. Jumlah program Kelas Internasional kini mencapai enam prodi. Dengan demikian, UNS terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkembang di era global.
Di sisi lain, seorang aktivis yang vokal membahas isu perempuan, Kalis Mardiasih, juga memiliki kaitan dengan Universitas Sebelas Maret. Ia merupakan lulusan Pendidikan Bahasa Inggris di UNS Surakarta. Kalis Mardiasih dikenal sebagai penulis yang cukup vokal membahas keberagaman, perempuan, dan kesetaraan gender dalam perspektif Islam. Ia juga sering menjadi pembicara di berbagai forum sosial dan literasi.
Sementara itu, sebuah inovasi yang diberi nama Sapu Teknologi telah dibuat oleh seorang siswi SMAN 40 Jakarta untuk membersihkan sampah di lingkungan sekitar sekolahnya. Sapu Teknologi ini terbuat dari bahan-bahan bekas, seperti kardus, dinamo, dan tombol on-off kipas angin, serta gagang sapu. Inovasi ini merupakan contoh nyata bagaimana pendidikan dan inovasi dapat berjalan beriringan untuk meningkatkan kualitas lingkungan.
Dalam beberapa tahun terakhir, UNS terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkembang di era global. Dengan demikian, diharapkan lulusan UNS dapat bersaing di tingkat internasional dan menjadi bagian dari solusi untuk permasalahan global.
