Tui Kamikamica Discharged from Hospital: Storm Prop Faces Uncertain NRL Future After Suspected Stroke

IPD – 02 April 2026 | Melbourne Storm menegaskan kembali dukungan penuh kepada prop veteran Tui Kamikamica setelah ia resmi keluar dari Royal Melbourne Hospital pada hari Kamis. Kamikamica, yang berusia 31 tahun dan menjabat sebagai kapten tim nasional Fiji, mengalami episode medis yang diduga stroke pada Senin pagi di rumahnya. Meskipun kondisi stabil, ia kini memasuki fase rehabilitasi lanjutan di sebuah klinik rawat inap sebelum kembali ke program pemulihan internal klub.

Tim medis Storm mengkonfirmasi bahwa Kamikamica telah menjalani serangkaian pemeriksaan penunjang, termasuk CT scan dan MRI, untuk memastikan tidak ada kerusakan permanen pada otak. Hasil sementara menunjukkan gejala yang masih memerlukan penanganan intensif, namun tidak ada tanda-tanda kerusakan struktural yang signifikan. Karena itu, dokter memutuskan untuk memindahkannya ke fasilitas rehabilitasi guna mempercepat proses pemulihan fungsi motorik dan kognitif.

Pelatih kepala Craig Bellamy menyatakan, “Kami sangat terkesan dengan semangat Tui dalam proses pemulihan. Sikap positifnya memberi inspirasi bagi seluruh tim, terutama bagi para pemain yang sedang berjuang melawan cedera.” Bellamy menambahkan bahwa Storm tidak memberikan jadwal pasti kapan Kamikamica dapat kembali ke lapangan, mengingat proses pemulihan stroke bersifat sangat individual.

Selama masa perawatan, rekan-rekan setim Kamikamica, termasuk Eli Katoa, yang juga tengah berjuang melawan komplikasi otak, serta pemain lain seperti Ryan Papenhuyzen, meluangkan waktu mengunjungi ruang perawatan. “Melihat Tui berjuang dengan keberanian luar biasa membuat kami semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik di lapangan,” ujar Papenhuyzen dalam sebuah pernyataan singkat.

Berikut ringkasan kronologi kejadian dan langkah selanjutnya:

  • Senin, 31 Maret 2026: Kamikamica mengalami gejala yang diduga stroke di rumah. Ia langsung dilarikan ke Royal Melbourne Hospital.
  • Selasa – Rabu: Tim medis melakukan serangkaian tes diagnostik, termasuk CT scan, MRI, dan pemeriksaan neurologis.
  • Kamis, 1 April 2026: Kamikamica dinyatakan stabil dan dipindahkan ke klinik rehabilitasi rawat inap untuk terapi fisik dan kognitif.
  • Hari Selanjutnya: Storm akan memantau progresnya secara harian dan menyiapkan program reintegrasi ke dalam latihan tim ketika kondisi memungkinkan.

Kamikamica telah mencatat 142 penampilan untuk Storm sejak debutnya pada 2017. Selama tiga musim terakhir, ia selalu tampil dalam lebih dari 20 pertandingan per musim, menunjukkan konsistensi sebagai pelaku utama di lini depan. Pada musim 2025, ia menjadi bagian penting dari tim yang berhasil mencapai Grand Final, meski berakhir sebagai runner-up.

Selain kontribusinya di level klub, Kamikamica memimpin tim nasional Fiji sebagai kapten. Kepemimpinannya di panggung internasional memberikan contoh bagi generasi muda pemain rugby league di Fiji, sekaligus memperkuat hubungan antara liga Australia dan komunitas Pasifik.

Kondisi tim Storm saat ini berada di posisi ketujuh klasemen dengan rekor 2-2 setelah empat putaran musim 2026. Kekosongan Kamikamica di lini depan semakin terasa setelah Eli Katoa mengalami pendarahan otak akibat benturan kepala pada akhir tahun 2025. Kedua kehilangan tersebut menambah beban pada grup forward yang harus mengandalkan pemain muda dan rotasi untuk menjaga kestabilan lini serang.

Para pengamat menyatakan bahwa ketidakhadiran Kamikamica dapat mempengaruhi strategi Storm dalam beberapa minggu mendatang, terutama menjelang pertemuan melawan Panthers yang tak terkalahkan. Namun, mereka juga menekankan pentingnya memberi ruang bagi proses pemulihan, mengingat risiko komplikasi jangka panjang bila pemain kembali terlalu cepat.

Di luar lapangan, Kamikamica menjadi figur publik yang aktif dalam kegiatan sosial, termasuk program pengembangan rugby di Fiji serta kampanye kesadaran kesehatan mental bagi atlet. Ia pernah terlibat dalam proyek kolaboratif antara NRL dan lembaga kesehatan Australia untuk meningkatkan pemahaman tentang gejala stroke pada usia muda.

Ke depan, Storm menyiapkan skenario alternatif dengan memperkuat depth chart forward melalui pemain junior dan rekrutan internasional. Manajemen klub menegaskan bahwa kesehatan pemain tetap menjadi prioritas utama, dan mereka berkomitmen menyediakan semua sumber daya yang dibutuhkan untuk pemulihan Kamikamica.

Dengan harapan agar Kamikamica dapat kembali berkontribusi di lapangan pada masa depan yang tidak terlalu jauh, para fans dan rekan setim terus memberi dukungan moral melalui media sosial dan kunjungan pribadi. “Kami menantikan hari di mana Tui kembali bersinar di jersey Storm,” tutup Bellamy.

Leave a Comment