IPD – 23 Maret 2026 | Sejumlah ribuan penggemar K‑pop menanti momen bersejarah pada Sabtu, 21 Maret 2026, ketika BTS kembali menggelar konser bertajuk Comeback Live: Arirang di Lapangan Gwanghwamun, Seoul. Namun, sorotan utama tidak hanya pada penampilan panggung melainkan pada kondisi fisik leader grup, Kim Nam‑joon alias RM, yang harus menahan rasa sakit akibat robekan ligamen pada pergelangan kakinya.
Latar Belakang Konser
Konser ini menjadi ajang pertama BTS tampil bersama setelah semua anggota menyelesaikan wajib militer. Dihadirkan secara langsung melalui platform streaming Netflix, acara tersebut menampilkan setlist yang menggabungkan lagu‑lagu klasik seperti “Dynamite” dan “Butter” serta materi baru yang belum pernah diperdengarkan sebelumnya. Antusiasme penonton memuncak ketika RM naik ke atas panggung, menyapa dengan, “Hello Seoul, kami kembali,” menandai kembalinya energi BTS ke panggung internasional.
Cedera yang Diderita
Pada 19 Maret 2026, dua hari sebelum konser, RM mengalami cedera pada pergelangan kaki saat sesi latihan intensif. Pemeriksaan medis mengungkapkan beberapa kerusakan serius:
- Keseleo pada tulang navikular aksesori.
- Robekan sebagian ligamen di sekitar area talus.
- Kerusakan pada jaringan ikat yang berfungsi menstabilkan sendi.
- Memar dan peradangan pada tulang talus serta ligamen sekitarnya.
Diagnosis tersebut mengindikasikan bahwa RM mengalami robekan parsial pada ligamen yang menghubungkan tulang pergelangan kaki, yang biasanya memerlukan istirahat total dan pembatasan beban selama dua pekan atau lebih.
Penanganan Medis
Tim medis BTS, bekerja sama dengan dokter spesialis ortopedi, memberikan instruksi ketat kepada RM. Ia diminta untuk mengenakan gips pada pergelangan kaki yang terluka dan meminimalisir gerakan yang dapat memperparah kondisi. Selain itu, dokter menyarankan terapi fisik ringan, penggunaan es secara berkala, serta konsumsi anti‑inflamasi untuk mengurangi bengkak. Meskipun demikian, RM menolak untuk melewatkan konser, memutuskan untuk menyesuaikan penampilannya demi para ARMY.
Tampilan di Atas Kursi
Selama pertunjukan, staf panggung menyiapkan kursi khusus yang ditempatkan di tengah formasi BTS. RM duduk di kursi tersebut namun tetap berpartisipasi aktif dalam koreografi. Pada lagu “Mic Drop”, ia berhasil menyeimbangkan gerakan kaki satu sisi sambil tetap meniru gerakan anggota lain, menciptakan ilusi sinkronisasi yang hampir tidak terlihat. Pada bagian “Butter”, ia bahkan melompat dengan satu kaki, memperlihatkan tekad kuat untuk tidak mengurangi kualitas penampilan.
Penonton yang berada di lokasi maupun yang menonton secara daring menyampaikan dukungan luar biasa, mengirimkan pesan semangat melalui media sosial dan chat live di platform streaming. Banyak yang memuji keberanian RM dalam mengatasi rasa sakit demi kepuasan para penggemar.
Proyeksi Pemulihan
Dokter memperkirakan proses penyembuhan akan memakan waktu antara dua hingga empat pekan, tergantung pada respons peradangan dan tingkat aktivitas fisik yang diberikan. Selama periode ini, RM diharapkan menghindari beban berat pada pergelangan kaki, melanjutkan terapi fisioterapi, dan secara bertahap meningkatkan intensitas latihan. Jika pemulihan berjalan lancar, ia diperkirakan dapat kembali ke aktivitas panggung penuh pada akhir April 2026, menjelang tur dunia BTS selanjutnya.
Secara keseluruhan, penampilan RM di Gwanghwamun menjadi bukti komitmen tinggi seorang artis terhadap penggemar dan profesinya. Meskipun menghadapi cedera serius, ia berhasil menyesuaikan strategi panggung, menjaga kualitas pertunjukan, dan tetap menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia. Diharapkan dengan perawatan yang tepat, RM dapat pulih sepenuhnya dan melanjutkan kariernya sebagai salah satu figur terkemuka dalam industri musik global.
